Gerakan Bersih-bersih Digas, Bupati Ratu Zakiyah Turunkan Semua Pegawai, Korve Tak Boleh Sekadar Seremoni

Kilas Banten
2 Apr 2026 16:00
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang menggerakkan seluruh pegawai untuk turun langsung dalam kegiatan korve atau kerja bakti massal. Aksi ini dilakukan serentak di berbagai wilayah sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Asri. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

 

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan, gerakan ini bukan kegiatan sesaat. Ia menyebut, pelaksanaan korve massal merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2026 tentang Gerakan Indonesia Asri. Aturan itu mengikat seluruh perangkat daerah agar menjalankan aksi nyata menjaga lingkungan.

 

“Sejalan dengan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen penuh mendukung dan mengimplementasikan Gerakan Indonesia Asri secara berkelanjutan di seluruh wilayah,” ujar Zakiyah, ditulis Kamis, 2 April 2026.

 

Baca Juga  Soal Dana BOS, Dindikbud Kabupaten Serang Tegaskan Insentif Guru PPPK Paruh Waktu Sudah Sesuai Aturan Nasional

Ia memastikan, seluruh pegawai dilibatkan tanpa terkecuali. Mereka membersihkan lingkungan kantor, fasilitas umum, hingga titik-titik yang dinilai rawan sampah. Kegiatan ini berlangsung serempak dan terpantau di berbagai kecamatan.

 

Menurut Zakiyah, korve tidak boleh dipandang sebagai rutinitas belaka. Ia ingin membangun kesadaran kolektif di kalangan aparatur dan masyarakat. Baginya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga setiap hari.

 

“Ini bukan sekadar bersih-bersih. Ini bentuk komitmen nyata kami menjaga lingkungan dan menumbuhkan budaya peduli alam di tengah masyarakat,” katanya.