Andra Soni Resmi Kukuhkan Forum CSR Banten, Siap Gas Program Miliaran untuk Rumah, Beasiswa hingga AI

Kilas Banten
26 Mei 2026 11:29
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Tanggung Jawab Sosial, Kemitraan, dan Bina Lingkungan Perusahaan (TJSKBLP) atau Forum CSR Provinsi Banten masa bakti 2026–2030. Pengukuhan itu berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin, 25 Mei 2026 kemarin.

 

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menegaskan Forum CSR Banten harus menjadi penghubung kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Menurutnya, forum tersebut tidak boleh hanya hadir sebagai organisasi formal, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

“Alhamdulillah, hari ini Saya, Gubernur Banten mengesahkan dan melantik kepengurusan Forum Tanggung Jawab Sosial, Kemitraan, dan Bina Lingkungan Perusahaan Provinsi Banten yang biasa kita kenal dengan Forum CSR,” ujar Andra Soni, ditulis Selasa, 26 Mei 2026.

 

Ia menjelaskan, regulasi mengenai Forum CSR sebenarnya sudah dibentuk sejak 2016. Namun, pelaksanaannya dinilai belum berjalan maksimal. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah melalui program yang terukur, tepat sasaran, dan sesuai aturan.

 

Andra Soni juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga Banten.

 

“Masyarakat Banten berharap besar kepada forum ini untuk memaksimalkan potensi-potensi daerah yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan dapat kita pertanggungjawabkan,” katanya.

 

Sementara itu, Sekretaris Tim Seleksi Forum TJSKBLP Provinsi Banten, Babar Suharso mengatakan proses seleksi kepengurusan telah berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025. Hasilnya, Jamil ditetapkan sebagai Ketua Forum TJSKBLP Provinsi Banten pada 29 Desember 2025.

 

Setelah terpilih, Jamil langsung menyusun struktur organisasi mulai dari jajaran penasehat, ketua bidang, hingga wakil ketua. Struktur itu kemudian disahkan melalui Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 157 Tahun 2026 tentang Pembentukan Forum TJSKBLP Provinsi Banten.

 

Menurut Jamil, pengukuhan tersebut menjadi titik awal pembenahan tata kelola program CSR di Banten agar lebih profesional dan berkelanjutan. Ia memastikan pengurus baru akan bergerak cepat dalam 100 hari pertama.

 

Langkah awal yang akan dilakukan meliputi penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan standar operasional prosedur (SOP), hingga penguatan kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

 

“Ini adalah bentuk penegasan amanah, panggilan tanggung jawab, dan momentum untuk memulai kerja besar yang lebih terarah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Jamil.

 

Ia juga menegaskan program CSR ke depan tidak boleh hanya bersifat seremonial. Forum CSR Banten akan fokus menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

 

“Basisnya adalah kebutuhan masyarakat dan realita di lapangan,” katanya.

 

Dalam rangkaian acara tersebut, Forum CSR Provinsi Banten juga meluncurkan website resmi sebagai sarana transparansi dan koordinasi program. Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis bantuan CSR dari Sinar Mas Land senilai Rp2,155 miliar.

 

Bantuan tersebut meliputi program bedah rumah dan musholla sebanyak delapan unit. Tidak hanya itu, terdapat pula beasiswa sekolah perawat Fuji Academy untuk bekerja di Jepang yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten bagi 20 siswa.

 

Program lain yang turut diluncurkan adalah beasiswa pelatihan AI dan Cloud Computing berbasis AWS bagi 50 siswa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Banten agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital.

 

Kehadiran program tersebut menjadi sinyal bahwa Forum CSR Banten tidak hanya fokus pada bantuan sosial konvensional, tetapi juga mulai mendorong pengembangan pendidikan dan teknologi untuk generasi muda.***