Bangkit dengan Wajah Baru, Kampus 1 UIN SMH Banten Diproyeksikan Jadi Episentrum Bisnis Kota Serang

Kilas Banten
16 Jan 2026 11:41
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan (UIN) Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menuntaskan revitalisasi Kampus 1 yang berlokasi di kawasan Ciceri, Kota Serang. Rampungnya proyek ini menandai babak baru pemanfaatan aset kampus yang kini disiapkan sebagai pusat aktivitas ekonomi. Pimpinan universitas menggelar tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur pada Kamis, 15 Januari 2026.

 

Revitalisasi Kampus 1 UIN SMH Banten menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan aset negara. Program ini juga mendukung penguatan status kampus sebagai Badan Layanan Umum (BLU). Melalui pengelolaan aset yang lebih produktif, universitas menargetkan kemandirian keuangan sekaligus keberlanjutan pengembangan institusi.

 

Acara tasyakuran dihadiri jajaran pimpinan kampus dan unsur terkait. Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II hadir bersama Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK). Para dekan, kepala bagian, perwakilan kontraktor, konsultan pengawas, serta tamu undangan dari internal kampus turut mengikuti kegiatan tersebut.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh kelompok hafiz Al-Qur’an dari Krapyak. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Suasana berlangsung sederhana namun khidmat, mencerminkan komitmen kampus untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan nilai spiritual.

 

Wakil Rektor II UIN SMH Banten, Dr. Ali Muhtarom, M.Si., menyampaikan sambutan mewakili Rektor. Ia menegaskan bahwa revitalisasi Kampus 1 tidak boleh dipandang sebatas pembangunan infrastruktur. Menurutnya, setiap kemajuan fisik harus berjalan seiring dengan penguatan spiritualitas dan etika kelembagaan.

 

Ali Muhtarom menyebut tasyakuran sebagai pengingat bagi civitas akademika agar tidak terjebak pada orientasi material semata. Ia menilai pembangunan kampus merupakan amanah yang perlu disyukuri dan dijaga bersama demi kemaslahatan jangka panjang.

 

“Acara ini memberi manfaat besar karena kita tidak melupakan sisi spiritual di tengah kesibukan pembangunan. Ini adalah wujud rasa syukur atas rampungnya revitalisasi Kampus 1. Kami berharap kerja sama yang terbangun membawa keberkahan dan kemajuan bagi UIN SMH Banten,” ujar Ali Muhtarom, dikutip Jumat, 16 Januari 2026.

 

Dari sisi teknis, perwakilan konsultan pengawas PT Fajar Konsultan, Tri, menjelaskan bahwa proses revitalisasi berlangsung selama sekitar empat bulan. Proyek fisik dinyatakan selesai dan telah diserahterimakan pada akhir Desember 2025.

 

Tri mengakui bahwa pelaksanaan proyek menghadapi berbagai dinamika di lapangan. Namun, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai perencanaan dan standar teknis yang telah ditetapkan sejak awal.

 

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab penyedia jasa tidak berhenti pada tahap serah terima. Proyek kini memasuki masa pemeliharaan selama enam bulan hingga Juni 2026. Pada periode tersebut, kontraktor tetap berkewajiban melakukan perbaikan jika ditemukan masalah, seperti retakan bangunan atau kebocoran.

 

Tri juga menyoroti keunggulan lokasi Kampus 1 yang berada di pusat Kota Serang. Akses yang mudah, area parkir yang luas, serta desain gedung yang modern menjadi nilai tambah utama. Faktor tersebut dinilai meningkatkan daya tarik kawasan bagi calon penyewa.

 

Bangunan hasil revitalisasi dirancang fleksibel. Area indoor dan outdoor tersedia dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha. Pengelola membuka peluang penambahan fasilitas pendukung, termasuk kanopi, untuk menunjang aktivitas bisnis.

 

Transformasi Kampus 1 menjadi kawasan multifungsi diharapkan menjawab kebutuhan publik akan ruang usaha yang strategis. Dengan posisinya di jantung kota, kawasan ini diproyeksikan berkembang menjadi pusat keramaian dan aktivitas ekonomi baru di Kota Serang.

 

“Kampus 1 kini terbuka untuk umum. Jika dikelola dengan baik, nilai ekonominya sangat tinggi. Selain mendukung kemandirian keuangan kampus melalui BLU, keberadaannya juga memberi dampak langsung bagi perekonomian masyarakat,” kata Tri.

 

Ke depan, UIN SMH Banten menyiapkan Kampus 1 sebagai ruang kolaboratif. Kawasan ini dapat dimanfaatkan untuk kafe, perkantoran, hingga usaha ritel. Langkah tersebut menegaskan peran perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan sekaligus motor penggerak pembangunan daerah yang tetap berpijak pada nilai keislaman.