Banten Jadi Sorotan Nasional, UIN SMH dan KemenHAM Teken MoU Besar Kawal RUU HAM yang Lebih Berpihak

Kilas Banten
26 Mei 2026 20:43
3 menit membaca

KILAS BANTEN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Provinsi Banten memperkuat sinergi pengembangan hak asasi manusia melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU bersama perguruan tinggi se-Banten, Selasa, 26 Mei 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung di Convention Hall UIN SMH Banten itu dirangkaikan dengan kuliah umum bertema “Penguatan Peran Dunia Kampus dalam Mengawal Pembentukan Undang-Undang HAM yang Partisipatif, Responsif, dan Berbasis Nilai Konstitusi”.

 

Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri HAM RI, Rektor UIN SMH Banten, Kepala Kanwil KemenHAM Banten, jajaran pimpinan kampus, hingga perwakilan Pemerintah Kota dan Kabupaten Serang. Selain itu, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Universitas Pamulang Serang juga turut hadir bersama sekitar 500 mahasiswa.

 

Baca Juga  HES Festival 2025 UIN Banten: Mahasiswa Tantang Era Deepfake via Jurnalisme Cerdas

Momentum kegiatan itu mendapat perhatian luas karena dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat keterlibatan dunia akademik terhadap isu hak asasi manusia dan pembentukan regulasi nasional.

 

Rektor UIN SMH Banten, Prof. Muhammad Ishom, mengatakan kegiatan tersebut memiliki makna khusus karena berlangsung bertepatan dengan Hari Arafah.

 

Dalam keterangannya, ia mengaitkan konsep hak asasi manusia dengan sejarah Islam melalui khutbah Haji Wada yang disampaikan Nabi Muhammad SAW lebih dari 1.400 tahun lalu di Padang Arafah.

 

Menurutnya, pidato Nabi Muhammad SAW saat itu menjadi tonggak penting lahirnya prinsip kesetaraan manusia dalam Islam tanpa membedakan latar belakang suku, bangsa, maupun warna kulit.