KILAS BANTEN – Kepercayaan yang diterima sejumlah alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten untuk menduduki posisi penting di Forum Nasional Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IKA PTKIN) menjadi bukti meningkatnya kiprah lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam di tingkat nasional. Amanah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pengukuhan kepengurusan Forum Nasional IKA PTKIN menjadi langkah penting dalam menyatukan kekuatan alumni PTKIN dari seluruh Indonesia. Organisasi ini diproyeksikan menjadi wadah kolaborasi yang menghimpun potensi para alumni untuk mendukung pembangunan nasional melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, teknologi, hukum hingga pemberdayaan masyarakat.
Dalam kepengurusan terbaru, Ikatan Alumni UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten memperoleh kepercayaan menempatkan sejumlah tokohnya di posisi strategis. Penunjukan tersebut mencerminkan pengakuan atas kualitas sumber daya manusia yang dimiliki UIN SMH Banten, baik dari sisi akademik, pengalaman profesional, maupun rekam jejak pengabdian kepada masyarakat.
Beberapa alumni yang masuk dalam struktur kepengurusan antara lain Prof. Muhamad Ishom yang dipercaya sebagai Dewan Ahli. Sementara itu, Dr. Dedi Sunardi dan Dr. Ali Muhtarom mendapat amanah di Bidang Penelitian dan Pengembangan untuk memperkuat riset, kajian, serta inovasi organisasi.
Pada sektor hukum, Nurdin bersama Mukhtar Ansori Attijani dipercaya bergabung di Bidang Hukum dan Advokasi. Di bidang transformasi digital, A. Solahuddin mengemban tugas pada Bidang Teknologi dan Informasi. Adapun Winah Setiawati dipercaya memperkuat Bidang Pemberdayaan Perempuan.
Keterlibatan para alumni tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama antaralumni PTKIN di berbagai daerah. Dengan pengalaman yang dimiliki di berbagai profesi, mereka diyakini dapat memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menghasilkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Ikatan Alumni UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Husni Mubarok, juga memperoleh amanah sebagai Sekretaris II Forum Nasional IKA PTKIN.
Menurutnya, kepercayaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi alumni UIN SMH Banten, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara profesional.
“Kepercayaan ini merupakan amanah besar bagi kami. Kehadiran alumni UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam Forum Nasional IKA PTKIN bukan hanya sebagai representasi kelembagaan, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara,” ujar Husni Mubarok, Rabu (15/7/2026).
Husni menegaskan seluruh pengurus harus mengedepankan profesionalisme, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, organisasi alumni tidak boleh hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga harus menjadi pusat lahirnya gagasan, solusi, dan program strategis yang relevan dengan perkembangan zaman.
Forum Nasional IKA PTKIN juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama lintas sektor. Sinergi tersebut meliputi pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas penelitian, penguatan advokasi hukum, percepatan transformasi digital, hingga pemberdayaan masyarakat. Langkah itu dinilai penting untuk menjawab tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks.
Melalui jaringan alumni yang tersebar di berbagai instansi, dunia pendidikan, pemerintahan, maupun sektor profesional lainnya, organisasi ini memiliki peluang besar untuk mempercepat lahirnya berbagai inovasi.
Kontribusi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, memperkuat institusi pendidikan Islam, serta mendorong lahirnya peradaban Islam yang moderat, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Dengan kepengurusan yang baru dikukuhkan, Forum Nasional IKA PTKIN diharapkan tumbuh menjadi organisasi alumni yang modern, adaptif, dan produktif. Kehadiran alumni UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di jajaran pengurus menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi alumni PTKIN sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.***

