Bunga Tinggal 3 Persen, DKPP Kabupaten Serang Ngebut Modernisasi Pertanian Lewat Kredit Alsintan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo membuka sosialisasi program KUR dan kredit alsintan Kementerian Pertanian di UPT Perikanan Kecamatan Pontang.

i

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo membuka sosialisasi program KUR dan kredit alsintan Kementerian Pertanian di UPT Perikanan Kecamatan Pontang.

KILAS BANTEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang tancap gas mendorong petani memanfaatkan program subsidi bunga kredit alat dan mesin pertanian atau alsintan dari Kementerian Pertanian. Melalui program ini, petani hanya menanggung bunga kredit sebesar 3 persen per tahun, setelah mendapatkan subsidi bunga 8,5 persen dari total bunga normal 11,5 persen.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, menilai program tersebut menjadi solusi konkret untuk mengatasi persoalan permodalan yang selama ini dihadapi petani. Selain itu, skema pembiayaan murah ini diyakini mampu mempercepat modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas di tingkat lapangan.

Dorongan tersebut disampaikan Suhardjo saat membuka Sosialisasi Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Alsintan Kementerian Pertanian di Unit Pelaksana Teknis Perikanan Kecamatan Pontang, Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti puluhan petani dan penyuluh pertanian dari Kecamatan Pontang, Tirtayasa, Tanara, Lebak Wangi, Carenang, hingga Binuang.

“Kami mendorong petani agar memanfaatkan program dari Kementan ini. Subsidi bunganya mencapai 8,5 persen, sehingga petani hanya membayar bunga 3 persen per tahun. Program ini sejalan dengan Kolaborasi Terpadu Pertanian atau Ratu Tani Bahagia,” kata Suhardjo, Sabtu, 20 Desember 2025.

Menurutnya, akses pembiayaan dengan bunga rendah menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian. Selama ini, keterbatasan modal sering membuat petani sulit mengembangkan usaha maupun beralih ke teknologi pertanian modern. Kehadiran subsidi bunga dinilai memberi ruang bagi petani untuk berinvestasi tanpa terbebani cicilan tinggi.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
DKPP Kabupaten Serang mendorong petani memanfaatkan subsidi bunga kredit alsintan dari Kementan. Bunga hanya 3 persen per tahun dinilai mampu memperkuat modal petani dan mempercepat modernisasi pertanian.

Berita Terkait

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terbaru