Longsor di Cikeusal, Bupati Serang Ratu Zakiyah Bergerak Cepat Relokasi Warga ke Rumah Kontrakan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau lokasi longsor di Kampung Kedung Cinde, Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal

i

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau lokasi longsor di Kampung Kedung Cinde, Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal

KILAS BANTEN – Bencana longsor kembali menghantam wilayah Kabupaten Serang. Kali ini, longsor menerjang Kampung Kedung Cinde, Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal. Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang turun dalam beberapa hari terakhir dan menyebabkan Sungai Cisangu meluap. Aliran air yang deras menggerus bantaran sungai hingga memicu longsoran tanah dan mengancam permukiman warga.

 

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah langsung turun ke lokasi pada Senin sore, 5 Januari 2026. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Serang itu memastikan penanganan darurat berjalan dan warga terdampak mendapatkan perlindungan sementara.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Posisi rumah warga memang berada di pinggir Sungai Cisangu. Longsorannya cukup dalam, kurang lebih mencapai delapan meter,” ujar Ratu Zakiyah.

Baca Juga  Bunga Tinggal 3 Persen, DKPP Kabupaten Serang Ngebut Modernisasi Pertanian Lewat Kredit Alsintan

 

Berdasarkan data sementara, sebanyak 25 rumah terdampak akibat longsor tersebut. Dari jumlah itu, tiga rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah dinyatakan tidak lagi layak huni. Kondisi paling parah dialami satu keluarga yang rumahnya tertimbun longsoran hingga lebih dari separuh bangunan.

 

Melihat situasi tersebut, Ratu Zakiyah langsung mengambil langkah cepat. Ia memutuskan untuk merelokasi satu keluarga yang terdampak paling parah ke rumah kontrakan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi risiko demi mencegah ancaman lanjutan, mengingat kondisi tanah di sekitar bantaran sungai masih labil.

 

“Saya minta warga yang kondisinya paling parah untuk direlokasi sementara. Alhamdulillah, ada warga sekitar yang bersedia menyewakan rumahnya,” kata Ratu Zakiyah.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
Longsor akibat luapan Sungai Cisangu menerjang Cikeusal, Serang. Bupati Ratu Zakiyah turun langsung, relokasi warga terdampak, dan siapkan langkah mitigasi demi keselamatan.

Berita Terkait

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terbaru