Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital, opini ini ditulis oleh Putri Rahayu - Mahasiswi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang

i

Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital, opini ini ditulis oleh Putri Rahayu - Mahasiswi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang

KILAS BANTEN – Kemajuan teknologi digital pada awalnya diharapkan mampu menghadirkan ruang demokrasi yang lebih terbuka bagi masyarakat. Media sosial dianggap sebagai sarana baru untuk menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, hingga mengawasi jalannya kebijakan publik. Namun seiring berjalannya waktu, ruang digital justru memperlihatkan wajah lain yang tidak kalah mengkhawatirkan. Kebebasan berbicara perlahan dibayangi oleh budaya intimidasi yang berkembang secara masif di internet.

 

Hari ini, banyak orang mulai merasa takut menyampaikan pendapat secara terbuka. Bukan karena ancaman fisik secara langsung, melainkan akibat tekanan sosial di media digital yang semakin agresif. Seseorang dapat menjadi sasaran hujatan, perundungan, bahkan penyebaran identitas pribadi hanya karena menyampaikan pandangan yang dianggap berbeda dari kelompok mayoritas. Fenomena inilah yang menunjukkan bahwa pembungkaman modern tidak lagi selalu hadir dalam bentuk larangan resmi, tetapi dapat muncul melalui intimidasi digital yang sistematis.

 

Situasi tersebut semakin sering ditemukan dalam berbagai perdebatan publik di Indonesia. Ketika seseorang mengkritik kebijakan, membahas isu hukum, pendidikan, politik, maupun persoalan sosial lainnya, respons yang muncul sering kali bukan dialog yang sehat. Ruang diskusi berubah menjadi arena serangan personal yang penuh amarah dan penghakiman. Akibatnya, banyak masyarakat akhirnya memilih diam demi menghindari tekanan sosial yang berkepanjangan.

 

Hal ini tentu menjadi persoalan serius bagi kehidupan demokrasi. Sebab demokrasi yang sehat membutuhkan keberanian masyarakat untuk berbicara dan menyampaikan kritik. Jika masyarakat mulai takut bersuara karena ancaman di ruang digital, maka kebebasan berekspresi secara perlahan mengalami kemunduran. Ironisnya, pembungkaman tersebut dilakukan bukan melalui kekuatan senjata, melainkan melalui komentar, unggahan, dan opini yang disebarkan secara masif di media sosial.

Penulis : Redaksi Kilas Banten

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logika di Balik Birahi
Kelangkaan Plastik dan Respon Ecoteologi
Alarm Hukum di Balik Aset Tak Bersertifikat: Menguji Akuntabilitas Pemerintah Provinsi Banten
Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital, opini ini ditulis oleh Putri Rahayu - Mahasiswi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00

Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:03

Logika di Balik Birahi

Jumat, 10 April 2026 - 06:06

Kelangkaan Plastik dan Respon Ecoteologi

Sabtu, 4 April 2026 - 14:00

Alarm Hukum di Balik Aset Tak Bersertifikat: Menguji Akuntabilitas Pemerintah Provinsi Banten

Berita Terbaru

Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital, opini ini ditulis oleh Putri Rahayu - Mahasiswi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang

Opini

Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00