“Kami berharap pegawai bisa lebih sigap dan tidak panik saat menghadapi kondisi darurat kebakaran,” katanya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan memperkuat peran pegawai sebagai lini pertama dalam penanganan kebakaran. Sebelum petugas Damkar tiba di lokasi, tindakan awal yang tepat dapat mencegah api meluas.
Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi. Mereka mempraktikkan cara menggunakan APAR, mulai dari teknik membuka pengaman hingga menyemprotkan media pemadam ke sumber api. Simulasi ini memberi pengalaman nyata yang sulit diperoleh hanya melalui teori.
Program pelatihan K3 ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan standar keselamatan kerja. Tidak hanya di lingkungan pemerintahan, kegiatan serupa juga terus didorong di sektor swasta dan masyarakat umum.
Dengan semakin banyak pihak yang memahami prosedur penanganan kebakaran, risiko bencana diharapkan dapat ditekan secara signifikan. Edukasi yang merata dinilai mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan responsif.
Melalui pelatihan ini, Damkar Kota Tangerang berharap pegawai SPPG Bugel Karawaci memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi situasi darurat. Kemampuan melakukan tindakan awal secara mandiri menjadi nilai penting dalam sistem penanggulangan kebakaran.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelatihan serupa. Langkah ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di berbagai sektor kehidupan.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2
















