Banjir Rendam Permukiman di Cipondoh, 60 KK Dievakuasi ke Pengungsian

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rendam Permukiman di Cipondoh, 60 KK Dievakuasi ke Pengungsian

i

Banjir Rendam Permukiman di Cipondoh, 60 KK Dievakuasi ke Pengungsian

KILAS BANTEN – Petugas gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 140 cm di Jalan KH Ahmad Dahlan, RT 02, RW 06, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa 5 Mei 2025.

Banjir yang merendam permukiman tersebut mendorong respons cepat dari tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Polri, dan TNI.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan proses evakuasi telah dimulai sejak pagi hari dengan menyisir rumah-rumah warga yang terendam.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proses evakuasi dilakukan sejak pukul 10.10 WIB dengan menyisir rumah-rumah warga yang terendam banjir,” ujar Mahdiar.

Petugas mengerahkan sejumlah personel lengkap dengan 1 unit perahu dan 3 dayung untuk membantu mobilisasi warga dari lokasi terdampak menuju tempat yang lebih aman.

Baca Juga  Kontroversi Komika Pandji, Tokoh Agama Banten Embay Tegaskan Ada Unsur Pelecehan Ibadah dan Umat Islam Tersinggung

Berdasarkan data sementara, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) terdampak banjir dan terpaksa mengungsi.

Sebanyak 45 KK mengungsi di area Rumah Pemotongan Hewan (RPH), sementara 15 KK lainnya mengungsi di Musala Al Maarif.

“Petugas gabungan memprioritaskan evakuasi warga yang berada di titik-titik dengan ketinggian air paling tinggi serta kelompok rentan,” jelas Mahdiar.

Ia menambahkan, penggunaan perahu difokuskan untuk membantu warga berpindah ke lokasi pengungsian dengan aman.

Selain warga yang telah dievakuasi, sebagian lainnya memilih bertahan di rumah masing-masing. Ada pula yang mengungsi sementara di rumah tetangga yang memiliki bangunan lebih tinggi.

Kondisi ini terus dipantau oleh petugas di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.

Penulis : Taman

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dies Natalis FST UIN SMH Banten ke-6, Tegaskan Kolaborasi Sains, Teknologi, dan Nilai Islam
Hardiknas 2026 di UIN Banten, Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua Ditegaskan
Pemprov Banten Mangkir dari Forum, Kebijakan Pajak Door to Door Disorot: PMII Desak Transparansi Total
Ditresnarkoba Polda Banten Tangkap Dua Pengedar Obat Keras Jenis Hexymer di Kota Serang
Menuju 2029, PPP Banten Melalui Rapimwil di Tangerang, Neng Siti Julaiha Targetkan Rebut Kepercayaan Publik
Press Retreat 2026 Kopi Nalar Bongkar Rahasia Jurnalisme Investigasi dan Uji Integritas Wartawan
May Day 2026 di Banten, PMII Bongkar Krisis Pendidikan dan Nasib Buruh yang Terabaikan
May Day dan Hardiknas 2026 di Banten, Mahasiswa PMII Kota Serang Datangi DPRD Soroti Krisis Pendidikan dan Derita Buruh

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:07

Banjir Rendam Permukiman di Cipondoh, 60 KK Dievakuasi ke Pengungsian

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00

Dies Natalis FST UIN SMH Banten ke-6, Tegaskan Kolaborasi Sains, Teknologi, dan Nilai Islam

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00

Hardiknas 2026 di UIN Banten, Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua Ditegaskan

Senin, 4 Mei 2026 - 18:00

Pemprov Banten Mangkir dari Forum, Kebijakan Pajak Door to Door Disorot: PMII Desak Transparansi Total

Senin, 4 Mei 2026 - 12:11

Ditresnarkoba Polda Banten Tangkap Dua Pengedar Obat Keras Jenis Hexymer di Kota Serang

Berita Terbaru