Kontroversi Komika Pandji, Tokoh Agama Banten Embay Tegaskan Ada Unsur Pelecehan Ibadah dan Umat Islam Tersinggung

Kilas Banten
25 Jan 2026 14:20
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Polemik materi komedi yang disampaikan komika Pandji Pragiwaksono dalam serial Mens Rea terus bergulir dan memicu respons dari berbagai kalangan. Kali ini, tokoh agama Banten, H Embay Mulya Syarif, angkat bicara. Ia menilai terdapat narasi dalam materi Pandji yang berpotensi melecehkan ibadah umat Islam, khususnya salat. Menurutnya, ketersinggungan yang muncul di tengah masyarakat merupakan reaksi yang wajar.

 

Embay Mulya Syarif yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar menanggapi laporan terhadap Pandji Pragiwaksono yang telah masuk ke Polda Metro Jaya. Ia menyebut, materi yang ramai diperbincangkan publik itu memunculkan beragam tafsir. Namun, di kalangan umat Islam, tafsir yang muncul cenderung bernuansa negatif.

Baca Juga  Gebrakan Besar Kemenag Banten! Lulusan Madrasah Aliyah Didorong Masuk UIN SMH Banten

 

Ia menilai cara Pandji menyampaikan ilustrasi dan analogi terkait salat tidak tepat. Menurut Embay, ibadah merupakan wilayah sakral yang sangat sensitif. Karena itu, penyampaiannya harus dilakukan dengan kehati-hatian.

 

“Memang ada narasi yang terkesan melecehkan ibadah umat Islam. Akibatnya, masyarakat, terutama umat Islam, merasa tersinggung dan dilecehkan,” ujar Embay saat ditemui di kediamannya di kawasan Kagungan, Kota Serang, Minggu, 25 Januari 2026.

 

Embay menegaskan, reaksi keras masyarakat tidak dapat dilepaskan dari realitas Indonesia sebagai negara majemuk. Ia mengatakan, setiap pemeluk agama akan bereaksi jika ajaran dan ritual ibadahnya dipandang direndahkan atau dijadikan bahan analogi yang tidak pantas.