KILAS BANTEN – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten mengambil langkah tegas untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi lulusan Madrasah Aliyah. Melalui kebijakan terarah, Kemenag Banten mendorong siswa MA melanjutkan studi ke Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Provinsi Banten.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturrahim antara pimpinan UIN SMH Banten dan Kanwil Kemenag Provinsi Banten. Pertemuan berlangsung di Kantor Kanwil Kemenag Banten pada Selasa, 7 Januari 2026. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Dr. H. Amrullah, memimpin langsung agenda tersebut.
Dalam pertemuan itu, Wakil Rektor I UIN SMH Banten, Nana Jumhana, memaparkan kesiapan kampusnya menyambut mahasiswa baru. Ia menyampaikan bahwa UIN SMH Banten membuka berbagai jalur penerimaan, termasuk Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau SPAN PTKIN 2026. Jalur ini memberi peluang besar bagi siswa Madrasah Aliyah berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tanpa melalui tes tertulis.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Nana menegaskan, UIN SMH Banten siap menjadi pilihan utama lulusan Madrasah Aliyah di Banten. Kampus, kata dia, tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa, tetapi juga menyiapkan sistem pendampingan akademik yang berkelanjutan hingga mahasiswa menyelesaikan studi.
Menurutnya, peran Kemenag sangat krusial dalam membuka wawasan siswa madrasah tentang pentingnya pendidikan tinggi.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















