Anyer-Carita Bangkit Drastis, Gubernur Andra Soni Optimistis Banten Kembali Kuasai Peta Wisata Nasional

Kilas Banten
19 Mei 2026 08:00
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Kawasan wisata pantai Anyer-Carita mulai kembali bergeliat. Setelah sempat mengalami penurunan drastis sejak 2018, sektor pariwisata di pesisir barat Provinsi Banten kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang kuat.

 

Optimisme itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni, saat menghadiri soft opening Mövenpick Resort Carita di Jalan Raya Anyer-Sirih, Kabupaten Serang.

 

Menurut Andra, geliat investasi baru di sektor perhotelan dan fasilitas wisata menjadi sinyal positif bagi masa depan pariwisata Banten. Ia menyebut kawasan Anyer-Carita perlahan mulai pulih dan kembali menarik perhatian wisatawan maupun investor.

 

“Pasca 2018 wisata kita sempat drop. Tetapi alhamdulillah beberapa tahun terakhir mulai tumbuh dan bangkit kembali,” ujar Andra, Selasa, 19 Mei 2026.

 

Ia menegaskan, kebangkitan sektor wisata tidak terjadi secara instan. Pemerintah Provinsi Banten bersama pelaku industri wisata terus melakukan berbagai pembenahan. Mulai dari peningkatan pelayanan wisata hingga penguatan kualitas sumber daya manusia.

 

Selain itu, pemerintah daerah juga aktif melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha wisata dan kelompok sadar wisata atau pokdarwis. Langkah tersebut dilakukan agar destinasi wisata di Banten semakin kompetitif dan mampu bersaing dengan daerah lain.

 

Andra menilai Banten memiliki keunggulan yang sulit ditandingi wilayah lain di sekitar Jakarta. Menurutnya, Banten memiliki paket wisata lengkap, mulai dari wisata pantai, pegunungan, curug, wisata pulau, budaya hingga wisata religi.

 

“Di sekitar Jakarta tidak ada potensi seperti Banten. Kita punya pantai, gunung, curug, laut, pulau, budaya, hingga wisata religi. Lengkap semuanya,” katanya.

 

Ia juga optimistis proyek Jalan Tol Serang-Panimbang akan menjadi pendorong besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata di Banten. Infrastruktur tersebut diyakini mampu mempermudah akses wisatawan menuju kawasan Anyer, Cinangka, hingga Carita.

 

“Alhamdulillah dalam waktu dekat Tol Serang-Panimbang selesai sehingga akses menuju kawasan wisata akan semakin bagus,” ujarnya.

 

Menurut Andra, pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendukung kenyamanan wisatawan. Akses jalan yang lebih cepat dinilai akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat sekitar destinasi wisata.

 

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun sektor pariwisata nasional.

 

Ia mengatakan pengembangan wisata tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat harus bergerak bersama agar dampak ekonomi benar-benar dirasakan warga lokal.

 

“Pesan Presiden Prabowo Subianto, kita ini bukan superman, melainkan superteam. Tidak mungkin negeri ini maju kalau tidak berkolaborasi,” ujar Yandri.

 

Pemerintah pusat juga berencana mendorong pengembangan desa wisata di kawasan penyangga Anyer, Cinangka, dan Carita. Program tersebut bertujuan agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan destinasi selain menikmati pantai.

 

Yandri berharap wisatawan yang menginap di Mövenpick Resort Carita dapat menikmati wisata budaya, kuliner khas daerah, hingga destinasi air terjun yang ada di sekitar kawasan wisata.

 

Di sisi lain, Senior Vice President Operations and Government Relations Accor, Adi Satria, menyebut kehadiran Mövenpick Resort Carita menjadi bagian penting dari penguatan jaringan hotel Accor di kawasan wisata pesisir Indonesia.

 

Ia menjelaskan, resort tersebut menjadi jaringan Mövenpick kelima di Indonesia. Saat ini, Accor mengelola lebih dari 6.000 hotel dengan 40 merek yang tersebar di 110 negara. Sementara brand Mövenpick sendiri telah hadir di lebih dari 40 negara dengan total lebih dari 140 hotel dan resort.

 

General Manager Mövenpick Resort Carita, Christophe Keramaris, berharap kehadiran resort baru itu mampu mendorong pertumbuhan pariwisata Banten secara menyeluruh.

 

“Kami berharap Mövenpick bisa menjadi destinasi pilihan wisatawan domestik maupun internasional,” ujarnya.

 

Acara peresmian turut dihadiri Ratu Rachmatuzakiyah, unsur Forkopimda Provinsi Banten, Forkopimda Kabupaten Serang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.***