Revitalisasi Pasar Kepandean Kota Serang: Pemkot Kucurkan Rp10,7 Miliar Wujudkan Pasar Tradisional Modern

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Serang Budi Rustandi bersama sederet pejabat dilingkungan Pemkot Serang saat berkunjung sekaligus mencicipi kelapa muda di Pasar Kepandean Kota Serang.

i

Walikota Serang Budi Rustandi bersama sederet pejabat dilingkungan Pemkot Serang saat berkunjung sekaligus mencicipi kelapa muda di Pasar Kepandean Kota Serang.

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat komitmen dalam membenahi sektor ekonomi rakyat.

Salah satu fokus utama adalah revitalisasi Pasar Kepandean, yang ditargetkan menjadi pasar tradisional percontohan di Kota Serang.

Revitalisasi dilakukan secara bertahap sejak 2024 hingga 2025 dengan dukungan dana gabungan dari APBN dan APBD Kota Serang.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek ini menjadi langkah strategis Pemkot untuk menciptakan pasar yang tertata rapi, higienis, dan mendukung kesejahteraan pedagang kecil.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan total anggaran revitalisasi mencapai Rp10,7 miliar.

“Iya betul, dari APBD Kota Serang tahun 2025 sebesar Rp7,3 miliar, sedangkan dari APBN dana tugas pembantuan sebesar Rp3,4 miliar,” katanya.

Baca Juga  Ruko Kosong di Pasar Rau Kota Serang Disulap Jadi Karaoke dan Tempat Miras, Pemkot Langsung Tutup

“Jadi selama dua tahun, 2024 dan 2025, proyek revitalisasi Pasar Kepandean dilaksanakan,” ujar Wahyu, Jumat 10 Oktober 2025.

Menurutnya, penggunaan dana dilakukan secara bertahap untuk memastikan pembangunan berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Tahun pertama difokuskan pada perbaikan infrastruktur utama, sementara tahun kedua diarahkan pada peningkatan fasilitas dan kenyamanan pengunjung.

Sebelumnya, Pemkot Serang menertibkan pedagang di kawasan Royal dan Jalan Diponegoro untuk direlokasi ke Pasar Kepandean.

Langkah ini dilakukan agar kawasan perkotaan lebih tertib sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di lokasi pasar.

Hasilnya, kini Pasar Kepandean semakin ramai dikunjungi masyarakat.

Penulis : Akbar

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru