Serang

Revitalisasi Pasar Kepandean Kota Serang: Pemkot Kucurkan Rp10,7 Miliar Wujudkan Pasar Tradisional Modern

×

Revitalisasi Pasar Kepandean Kota Serang: Pemkot Kucurkan Rp10,7 Miliar Wujudkan Pasar Tradisional Modern

Sebarkan artikel ini
Walikota Serang Budi Rustandi bersama sederet pejabat dilingkungan Pemkot Serang saat berkunjung sekaligus mencicipi kelapa muda di Pasar Kepandean Kota Serang.
Walikota Serang Budi Rustandi bersama sederet pejabat dilingkungan Pemkot Serang saat berkunjung sekaligus mencicipi kelapa muda di Pasar Kepandean Kota Serang.

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat komitmen dalam membenahi sektor ekonomi rakyat.

Salah satu fokus utama adalah revitalisasi Pasar Kepandean, yang ditargetkan menjadi pasar tradisional percontohan di Kota Serang.

Revitalisasi dilakukan secara bertahap sejak 2024 hingga 2025 dengan dukungan dana gabungan dari APBN dan APBD Kota Serang.

Proyek ini menjadi langkah strategis Pemkot untuk menciptakan pasar yang tertata rapi, higienis, dan mendukung kesejahteraan pedagang kecil.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan total anggaran revitalisasi mencapai Rp10,7 miliar.

“Iya betul, dari APBD Kota Serang tahun 2025 sebesar Rp7,3 miliar, sedangkan dari APBN dana tugas pembantuan sebesar Rp3,4 miliar,” katanya.

“Jadi selama dua tahun, 2024 dan 2025, proyek revitalisasi Pasar Kepandean dilaksanakan,” ujar Wahyu, Jumat 10 Oktober 2025.

Menurutnya, penggunaan dana dilakukan secara bertahap untuk memastikan pembangunan berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Tahun pertama difokuskan pada perbaikan infrastruktur utama, sementara tahun kedua diarahkan pada peningkatan fasilitas dan kenyamanan pengunjung.

Sebelumnya, Pemkot Serang menertibkan pedagang di kawasan Royal dan Jalan Diponegoro untuk direlokasi ke Pasar Kepandean.

Langkah ini dilakukan agar kawasan perkotaan lebih tertib sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di lokasi pasar.

Baca Juga  Pasar Lama, Royal Baru hingga Alun-Alun Bakal Terhubung, Wali Kota Budi Rustandi Bidik Sentral Ekonomi Baru Kota Serang

Hasilnya, kini Pasar Kepandean semakin ramai dikunjungi masyarakat.

Ribuan pengunjung datang setiap hari untuk membeli kebutuhan pokok dan produk lokal. Suasana pasar pun menjadi lebih hidup dan teratur dibanding sebelumnya.

Revitalisasi tidak hanya menyentuh sisi bangunan, tetapi juga fasilitas pendukung.

Pemkot Serang menyiapkan area parkir yang lebih luas, sistem drainase baru, dan panggung hiburan untuk kegiatan masyarakat dan promosi UMKM lokal.

Selain itu, konsep revitalisasi juga memperhatikan kebersihan dan tata ruang modern, dengan area pedestrian, penerangan tambahan, dan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata.

“Pasar Kepandean tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tapi juga ruang interaksi sosial masyarakat. Kami ingin pengunjung merasa aman, nyaman, dan betah,” jelas Wahyu.

Program revitalisasi Pasar Kepandean sejalan dengan visi Pemkot Serang untuk membangun ekonomi berbasis masyarakat.

Pemerintah menilai pasar tradisional harus tampil lebih modern namun tetap mempertahankan nilai kearifan lokal.

Revitalisasi ini juga diharapkan menjadi model bagi pasar lain di Kota Serang, agar seluruh kawasan perdagangan rakyat dapat tertata dengan baik dan mampu bersaing di era modern.***