KILAS BANTEN – Banjir menjadi masalah yang terus menghantui warga di beberapa wilayah Kota Serang.
Menyadari hal ini, WaliKota Serang terpilih, Budi Rustandi, turun langsung ke lokasi banjir di lingkungan Kantin dan Pegantungan, Kecamatan Serang, Sabtu, 8 Februari 2025.
Dalam kunjungannya, Budi menemukan penyebab utama banjir adalah sampah yang menumpuk di drainase serta bangunan yang berdiri di atas saluran air.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan akan menindak tegas bangunan yang menghambat aliran air dan memeriksa legalitas toko yang berdiri di atas tanah negara.
“Setelah saya dilantik, saya akan menggerakkan program Jumat Bersih bersama lurah dan camat,” ujarnya.
“Selain itu, bangunan yang menghalangi aliran air harus ditertibkan agar banjir bisa diatasi,” kata Budi.
Selain itu, ia mengaku sudah mengantongi laporan adanya toko yang berdiri di atas tanah negara dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
“Ada sertifikat bangunan di atas tanah negara. Ini tidak boleh dibiarkan. Saya akan turun langsung setelah resmi menjabat untuk memastikan permasalahan ini diselesaikan,” tegasnya.
Instruksi ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kader Gerindra untuk selalu turun langsung ke masyarakat dan menangani permasalahan di lapangan.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang, Saipulloh, menyatakan dukungannya terhadap langkah Budi Rustandi dalam menangani banjir dan berbagai permasalahan lain di Kota Serang.
“Kami siap mendukung dan mengawal setiap kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Partai Gerindra memiliki komitmen untuk terus hadir di tengah rakyat dan menyelesaikan permasalahan mereka,” ujar Saipulloh.***
Penulis : Ika
Editor : Akbar


















