Waspada Lonjakan Hipertensi Saat Iduladha, Dinkes Kota Tangerang Minta Warga Batasi Konsumsi Daging Kurban

Kilas Banten
31 Mei 2026 05:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Perayaan Iduladha selalu identik dengan sajian berbahan dasar daging kurban yang menggoda selera. Namun, di tengah kemeriahan hari raya tersebut, masyarakat diingatkan agar tidak mengabaikan kesehatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang meminta warga untuk mewaspadai risiko hipertensi dan gangguan kesehatan lainnya akibat konsumsi daging merah secara berlebihan.

 

Imbauan ini disampaikan menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Dinkes menilai peningkatan konsumsi makanan berlemak selama hari raya berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, maupun penyakit tidak menular lainnya.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Iduladha. Namun, konsumsi daging kurban harus dilakukan secara bijak dan sesuai kebutuhan tubuh.

 

“Terutama bagi warga yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol maupun penyakit tidak menular lainnya,” kata dr. Dini, Minggu, 31 Mei 2026.

 

Menurutnya, konsumsi daging merah dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Kandungan lemak yang tinggi berpotensi memicu kenaikan tekanan darah apabila tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat serta aktivitas fisik yang cukup.

 

Karena itu, masyarakat disarankan untuk menjaga keseimbangan asupan makanan selama perayaan Iduladha. Selain menikmati olahan daging, warga dianjurkan memperbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, dan air putih guna membantu menjaga kondisi tubuh tetap sehat.

 

“Masyarakat tetap boleh menikmati hidangan Iduladha, tetapi jangan berlebihan. Perbanyak konsumsi sayur, buah, air putih dan tetap menjaga aktivitas fisik agar kesehatan tetap terjaga,” ujar dr. Dini.

 

Selain memperhatikan pola makan, Dinkes Kota Tangerang juga menekankan pentingnya menjaga aktivitas fisik selama masa libur Iduladha. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, berolahraga ringan, atau melakukan pekerjaan rumah tangga dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit tidak menular.

 

Menurut Dinkes, pola hidup sehat menjadi salah satu faktor utama dalam mencegah komplikasi kesehatan yang sering muncul setelah konsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol. Kesadaran masyarakat untuk mengatur pola makan dan tetap aktif bergerak menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan selama perayaan berlangsung.

 

Sebagai bentuk pencegahan dini, Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di seluruh puskesmas. Saat ini, layanan tersebut dapat diakses di 39 puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangerang.

 

Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung melalui sejumlah pemeriksaan dasar. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.

 

Layanan CKG diharapkan mampu membantu warga mendeteksi risiko penyakit lebih awal setelah menikmati berbagai hidangan khas Iduladha. Deteksi dini dinilai penting untuk mencegah kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.

 

Dr. Dini juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang muncul setelah mengonsumsi makanan berlemak. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain sakit kepala, pusing, rasa berat pada bagian tengkuk, hingga meningkatnya tekanan darah.

 

“Jika setelah konsumsi makanan berlemak muncul keluhan seperti pusing, tengkuk terasa berat, atau tekanan darah meningkat, masyarakat dapat segera memanfaatkan layanan CKG di puskesmas terdekat,” jelasnya.

 

Dinkes Kota Tangerang berharap masyarakat dapat menikmati momen Iduladha dengan aman dan nyaman tanpa harus menghadapi gangguan kesehatan. Penerapan pola makan seimbang, aktivitas fisik yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kebugaran tubuh selama perayaan berlangsung.

 

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, Iduladha tidak hanya menjadi momentum berbagi dan mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menerapkan gaya hidup sehat demi mencegah hipertensi dan berbagai penyakit tidak menular lainnya.***