Pendidikan

Kekakuan Harga Menjadi Salah Satu Ciri dari Industri Oligopolistik. Jelaskan Secara Komprehensif yang Dimaksud Dengan Kekakuan Harga

Kekakuan Harga Menjadi Salah Satu Ciri dari Industri Oligopolistik. Jelaskan Secara Komprehensif yang Dimaksud Dengan Kekakuan Harga
Kekakuan Harga Menjadi Salah Satu Ciri dari Industri Oligopolistik. Jelaskan Secara Komprehensif yang Dimaksud Dengan Kekakuan Harga

KILAS BANTEN – Kekakuan harga menjadi salah satu ciri dari industri oligopolistik. Jelaskan secara komprehensif yang dimaksud dengan kekakuan harga dan jelaskan juga secara grafis.

Artikel ini menjelaskan konsep kekakuan harga (price rigidity) yang menjadi salah satu ciri khas dalam struktur pasar oligopoli.

Dalam dinamika ekonomi modern, perusahaan tidak selalu bebas menaikkan atau menurunkan harga semaunya.

Terutama dalam pasar yang hanya dikuasai oleh sedikit pemain besar, strategi penetapan harga menjadi hal yang sangat krusial dan penuh perhitungan.

Pasar oligopoli adalah struktur pasar di mana hanya terdapat beberapa perusahaan besar yang mendominasi industri tertentu.

Nyala Karya Jadi Ruang Ekspresi Budaya, Pemkot Serang Siapkan Pertunjukan Rutin di Royal Baroe

Contoh nyata dari pasar ini antara lain industri otomotif, operator telekomunikasi, hingga produsen rokok dan semen.

Secara teoritis, kekakuan harga dijelaskan melalui kurva permintaan patah (kinked demand curve)

Melalui artikel ini, kita akan menelusuri lebih jauh pengertian kekakuan harga, alasan mengapa hal ini terjadi dalam pasar oligopoli, serta ilustrasi grafis yang menunjukkan fenomena tersebut.

Soal:

Kekakuan harga menjadi salah satu ciri dari industri oligopolistik. Jelaskan secara komprehensif yang dimaksud dengan kekakuan harga dan jelaskan juga secara grafis

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

Jawaban:

Dalam ilmu ekonomi, struktur pasar oligopoli adalah bentuk pasar di mana hanya terdapat beberapa produsen atau perusahaan yang menguasai pasar.

Salah satu ciri khas yang sangat penting dalam pasar ini adalah adanya kekakuan harga (price rigidity).

Sebagai mahasiswa yang mempelajari ekonomi mikro, saya memahami bahwa kekakuan harga menjadi fenomena menarik dan khas dalam pasar oligopolistik.

Apa yang Dimaksud dengan Kekakuan Harga?

Sejarah Lengkap Tahlilan: Rekam Jejak Panjang Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara yang Terus Bertahan

Kekakuan harga adalah situasi di mana harga suatu produk cenderung tetap atau tidak mudah berubah, meskipun terjadi perubahan dalam biaya produksi atau permintaan.

Dalam pasar oligopoli, perusahaan sangat berhati-hati dalam menaikkan atau menurunkan harga karena mereka menyadari bahwa tindakan mereka akan direspons oleh pesaing.

Jika sebuah perusahaan menaikkan harga, ada kemungkinan pesaing tidak akan mengikuti, sehingga konsumen akan beralih ke produk pesaing yang lebih murah.

Hal ini bisa menyebabkan perusahaan tersebut kehilangan pangsa pasar secara signifikan.

Sebaliknya, jika perusahaan menurunkan harga, maka pesaing biasanya akan ikut menurunkan harga juga.

Dimana akhirnya hal itu menyebabkan terjadinya perang harga dan menurunkan keuntungan semua pelaku industri.

Karena adanya risiko besar tersebut, perusahaan dalam pasar oligopoli cenderung menjaga harga tetap stabil.

Bahkan ketika ada perubahan dalam biaya produksi atau permintaan. Inilah yang disebut dengan kekakuan harga.

Penjelasan Secara Grafis (Deskriptif)

Kekakuan Harga Menjadi Salah Satu Ciri dari Industri Oligopolistik. Jelaskan Secara Komprehensif yang Dimaksud Dengan Kekakuan Harga

Kekakuan Harga Menjadi Salah Satu Ciri dari Industri Oligopolistik. Jelaskan Secara Komprehensif yang Dimaksud Dengan Kekakuan Harga

Fenomena kekakuan harga dapat dijelaskan dengan menggunakan kurva permintaan patah (kinked demand curve). Berikut penjelasan naratif grafisnya:

1. Kurva permintaan memiliki bentuk “patah” di satu titik tertentu. Titik ini disebut sebagai titik harga saat ini, yang biasanya dijaga oleh perusahaan oligopoli.

2. Bagian atas kurva (sebelum patahan) bersifat elastis, artinya jika harga dinaikkan, permintaan akan turun drastis karena konsumen akan berpindah ke pesaing yang tidak menaikkan harga.

3. Bagian bawah kurva (setelah patahan) bersifat inelastis, artinya jika perusahaan menurunkan harga, penurunan permintaan tidak terlalu besar karena pesaing juga akan menurunkan harga, sehingga konsumen tidak memiliki insentif untuk berganti produk.

4. Oleh karena itu, di titik patah tersebut, perusahaan menghadapi kurva marginal revenue (MR) yang terputus.

Akibatnya, bahkan jika terjadi perubahan dalam biaya produksi (misalnya naik atau turun sedikit), harga tetap tidak berubah karena tidak ada dorongan yang jelas untuk menyesuaikan harga.

Contoh Nyata

Industri seperti operator seluler, bahan bakar kendaraan, atau produsen otomotif menunjukkan pola kekakuan harga ini.

Meski ada perubahan kurs atau biaya logistik, harga jual produk tidak selalu langsung naik atau turun karena masing-masing perusahaan menjaga strategi harga agar tetap kompetitif tanpa memicu reaksi dari pesaing.

Kekakuan harga merupakan karakteristik penting dalam pasar oligopoli yang menggambarkan bagaimana perusahaan saling bergantung dan berhati-hati dalam menetapkan harga.

Kurva permintaan patah menjelaskan secara visual mengapa perusahaan enggan mengubah harga, karena adanya risiko kehilangan pasar atau terlibat dalam perang harga.

Dengan memahami konsep ini, kita bisa melihat betapa kompleksnya pengambilan keputusan dalam dunia bisnis yang kompetitif, terutama di sektor-sektor yang didominasi oleh sedikit pemain besar.

Nah demikian tadi ulasan lengkap tentang jawaban soal Kekakuan harga menjadi salah satu ciri dari industri oligopolistik. Jelaskan secara komprehensif yang dimaksud dengan kekakuan harga dan jelaskan juga secara grafis.***

× Advertisement
× Advertisement