Reses DPRD Kabupaten Serang, Muhibbin Serap Aspirasi Warga Lebak Kepuh, Embung dan Jalan Rusak Segera Dibangun

Kilas Banten
19 Mei 2026 10:00
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Persoalan infrastruktur pertanian dan kerusakan jalan menjadi sorotan utama dalam agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Serang di Desa Lebak Kepuh, Kecamatan Lebak Wangi, Senin, 18 Mei 2026. Warga meminta pemerintah segera menghadirkan solusi konkret untuk mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas masyarakat.

 

Aspirasi itu disampaikan langsung warga dan pemerintah desa saat reses Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin. Dalam forum tersebut, masyarakat menyoroti kebutuhan embung atau penampungan air yang dinilai mendesak untuk mendukung sektor pertanian.

 

Kepala Desa Lebak Kepuh mengatakan sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Namun, keterbatasan pasokan air masih menjadi hambatan utama bagi petani, terutama saat musim kemarau.

 

Menanggapi hal itu, Ahmad Muhibbin memastikan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah pusat.

 

“Ada persoalan yang tadi disampaikan Pak Kades terkait sarana penunjang pertanian berupa embung. Itu sudah kami catat dan insyaallah akan kami komunikasikan dengan instansi vertikal, termasuk Kementerian Pertanian,” ujar Ahmad Muhibbin di hadapan warga.

 

Menurutnya, keberadaan embung memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas produksi pertanian masyarakat. Dengan ketersediaan air yang memadai, produktivitas petani di Desa Lebak Kepuh diyakini dapat meningkat.

 

Selain persoalan pertanian, warga juga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang rusak. Infrastruktur jalan dinilai sangat penting karena menjadi jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat dan akses penghubung antarwilayah.

 

Kerusakan jalan selama ini disebut menghambat mobilitas warga, terutama petani yang membawa hasil panen. Warga berharap pembangunan infrastruktur tidak lagi tertunda agar roda perekonomian desa bisa berjalan lebih lancar.

 

Menjawab tuntutan masyarakat, Ahmad Muhibbin memastikan pembangunan jalan di Desa Lebak Kepuh akan mulai dilakukan secara bertahap pada tahun ini. Ia menegaskan pemerintah daerah akan berupaya menghadirkan pembangunan yang merata di wilayah pedesaan.

 

“Insyaallah tahun ini pembangunan jalan di Desa Lebak Kepuh akan dilaksanakan secara bertahap. Semua akan terurus,” katanya.

 

Politisi Partai Gerindra itu juga mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di Desa Lebak Kepuh. Namun, ia optimistis berbagai persoalan masyarakat bisa diatasi melalui sinergi antara pemerintah desa, DPRD, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.

 

Ia menilai pemerintah desa selama ini aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat. Menurutnya, langkah kepala desa yang terus menyampaikan kebutuhan warga merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan desa.

 

“Itu bukti cinta dan perhatian kepala desa kepada masyarakatnya supaya persoalan yang ada bisa cepat mendapatkan solusi,” ujarnya.

 

Dalam suasana dialog yang berlangsung hangat, Ahmad Muhibbin juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung jalannya pemerintahan daerah maupun nasional. Ia meminta warga mendoakan para pemimpin agar diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas.

 

Ia menyebut nama Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Banten Andra Soni, serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah agar mampu menghadirkan program pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

“Semoga beliau-beliau diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan pemerintahan sehingga bisa menghadirkan manfaat nyata untuk masyarakat,” tuturnya.

 

Agenda reses tersebut menjadi momentum penting bagi warga Desa Lebak Kepuh untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat. Harapan besar kini tertuju pada realisasi pembangunan embung pertanian dan perbaikan jalan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.***