Anggota DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin menyerap aspirasi warga Desa Lebak Kepuh terkait embung pertanian dan jalan rusak. Infrastruktur dan sektor pertanian jadi fokus utama dalam reses 2026.KILAS BANTEN – Persoalan infrastruktur pertanian dan kerusakan jalan menjadi sorotan utama dalam agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Serang di Desa Lebak Kepuh, Kecamatan Lebak Wangi, Senin, 18 Mei 2026. Warga meminta pemerintah segera menghadirkan solusi konkret untuk mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas masyarakat.
Aspirasi itu disampaikan langsung warga dan pemerintah desa saat reses Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin. Dalam forum tersebut, masyarakat menyoroti kebutuhan embung atau penampungan air yang dinilai mendesak untuk mendukung sektor pertanian.
Kepala Desa Lebak Kepuh mengatakan sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Namun, keterbatasan pasokan air masih menjadi hambatan utama bagi petani, terutama saat musim kemarau.
Menanggapi hal itu, Ahmad Muhibbin memastikan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah pusat.
“Ada persoalan yang tadi disampaikan Pak Kades terkait sarana penunjang pertanian berupa embung. Itu sudah kami catat dan insyaallah akan kami komunikasikan dengan instansi vertikal, termasuk Kementerian Pertanian,” ujar Ahmad Muhibbin di hadapan warga.
Menurutnya, keberadaan embung memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas produksi pertanian masyarakat. Dengan ketersediaan air yang memadai, produktivitas petani di Desa Lebak Kepuh diyakini dapat meningkat.