Haul Syekh Kicili Bayun ke-338 dan Isra Mi’raj, Ahmad Muhibbin Serukan Penguatan Akhlak dan Ketahanan Umat

Kilas Banten
18 Jan 2026 12:05
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Haul Syekh Kicili Bayun ke-338, Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Generasi yang Berkualitas, Berakhlak, Beriman, dan Bertakwa di Era Digitalisasi,” berlangsung khidmat di Maqbaroh Keramat Syekh Kicili Bayun, Kampung Nambo, Desa Cibodas, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 18 Januari 2026.

 

Ratusan warga memadati area maqbaroh sejak pagi hari. Tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Pemerintah Kabupaten Serang, Muspika Kecamatan Tanara, serta jamaah dari berbagai wilayah sekitar turut hadir mengikuti rangkaian acara. Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, hadir langsung dan memberikan sambutan di hadapan jamaah.

 

Dalam sambutannya, Ahmad Muhibbin menegaskan bahwa Haul Syekh Kicili Bayun merupakan agenda keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Ia menyebut haul bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga sarana penting untuk menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap peran ulama dalam membangun peradaban Islam di Desa Cibodas, Tanara.

 

Baca Juga  RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun saat memasuki haul Syekh Kicili Bayun. Tadi kami sempat berbincang di maqbaroh, membahas secara singkat tentang rekam jejak dan sejarah beliau,” ujar Ahmad Muhibbin.

 

Ia menjelaskan bahwa sejarah Syekh Kicili Bayun memang tidak banyak tercatat dalam literatur tertulis. Meski demikian, nilai dan ajaran beliau tetap hidup melalui tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun. Cerita tentang Syekh Kicili Bayun terus disampaikan melalui pitutur, obrolan warga, serta tradisi masyarakat Desa Cibodas dan Kecamatan Tanara.