Mahasiswa UIN SMH Banten mengikuti kegiatan akademik di kampus. UIN SMH Banten mulai membuka Talent Scouting PORSI PTKIN 2026 untuk mencari talenta terbaik di bidang olahraga, seni, dan ilmiah.KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai bergerak cepat menghadapi ajang nasional PORSI PTKIN 2026. Melalui Tim Pembinaan Kreativitas Mahasiswa (TPKM), kampus tersebut resmi membuka program Talent Scouting untuk mencari mahasiswa terbaik yang siap membawa nama kampus di tingkat nasional.
Program penjaringan bakat ini langsung menyasar tiga bidang utama, yakni olahraga, seni, dan ilmiah. UIN SMH Banten ingin membentuk kontingen kuat sejak awal agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain dari seluruh Indonesia.
Ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau PORSI PTKIN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 9 September 2026 di Pekalongan, Jawa Tengah. Kompetisi tersebut dikenal sebagai salah satu agenda paling bergengsi di lingkungan PTKIN nasional.
TPKM UIN SMH Banten menilai banyak mahasiswa memiliki kemampuan besar, namun belum mendapatkan ruang untuk tampil maksimal. Karena itu, proses seleksi dilakukan lebih awal agar pembinaan dapat berjalan lebih terarah sebelum kompetisi dimulai.
Pihak kampus optimistis mahasiswa UIN SMH Banten mampu tampil kompetitif di tingkat nasional. Tidak hanya unggul di bidang akademik, mahasiswa juga dinilai memiliki potensi nonakademik yang dapat menjadi kekuatan baru dalam ajang PORSI PTKIN 2026.
“Kami ingin menjaring talenta terbaik untuk membentuk kontingen yang kuat dan kompetitif,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak kampus dalam pengumuman resmi UIN SMH Banten, dikutip Minggu, 17 Mei 2026.
Program Talent Scouting ini juga menjadi langkah strategis kampus dalam membangun budaya prestasi di lingkungan akademik. Kampus ingin mendorong mahasiswa agar lebih percaya diri menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.
Mahasiswa yang memiliki pengalaman maupun minat di bidang olahraga, seni, dan ilmiah diminta segera mengikuti proses seleksi. Kampus tidak hanya membuka peluang bagi mahasiswa berprestasi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui formulir online yang telah disiapkan panitia. Peserta diwajibkan mengisi data diri serta melampirkan pengalaman lomba atau prestasi yang relevan sesuai bidang yang dipilih.
Panitia memastikan seluruh proses seleksi berlangsung terbuka dan profesional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan UIN SMH Banten mendapatkan mahasiswa terbaik yang layak memperkuat kontingen kampus di PORSI PTKIN 2026.
PORSI PTKIN sendiri selama ini menjadi wadah persaingan sekaligus ajang silaturahmi mahasiswa PTKIN se-Indonesia. Kompetisi tersebut mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai daerah dalam satu panggung prestasi nasional.
Pada bidang olahraga, peserta akan bersaing dalam sejumlah cabang yang mengandalkan kekuatan fisik, strategi, dan mental bertanding. Sementara pada kategori seni, kreativitas serta kemampuan berekspresi menjadi penilaian utama. Adapun bidang ilmiah menuntut kemampuan berpikir kritis, inovasi, dan riset mahasiswa.
Ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa. Mahasiswa yang tampil tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjaga reputasi institusi pendidikan di tingkat nasional. Karena itu, persiapan matang dinilai menjadi kunci penting untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
TPKM UIN SMH Banten berharap program Talent Scouting mampu melahirkan generasi mahasiswa yang aktif, kompetitif, dan membanggakan kampus. Semangat kompetisi juga diharapkan dapat memperkuat budaya prestasi di lingkungan perguruan tinggi.
Mahasiswa yang ingin bergabung dapat mengakses formulir pendaftaran melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia. Kampus pun mengajak seluruh mahasiswa agar tidak ragu menunjukkan kemampuan terbaik demi mengukir prestasi baru bagi UIN SMH Banten di ajang PORSI PTKIN 2026.***