FUDA UIN SMH Banten Perkuat Peran Guru BK se-Pandeglang Hadapi Krisis Salah Jurusan dan Daya Saing

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana workshop asesmen minat dan bakat yang diikuti Guru BK se-Kabupaten Pandeglang di Horison Altama, Rabu, 6 Mei 2026

i

Suasana workshop asesmen minat dan bakat yang diikuti Guru BK se-Kabupaten Pandeglang di Horison Altama, Rabu, 6 Mei 2026

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten bergerak cepat merespons persoalan serius yang tengah dihadapi pelajar, yaitu krisis arah karier dan fenomena salah jurusan. Melalui Tim Admisi dan Bagian Akademik, kampus ini menggelar workshop khusus bagi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) se-Kabupaten Pandeglang pada Rabu, 6 Mei 2026.

 

Kegiatan yang mengusung tema “Asesmen Minat dan Bakat Siswa” ini berlangsung di Horison Altama Pandeglang. Sebanyak 30 guru BK dari berbagai sekolah ikut serta dalam pelatihan tersebut. Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mendampingi siswa menentukan pilihan pendidikan yang sesuai.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan UIN SMH Banten, Ahmad Riyadi, menegaskan bahwa peran Guru BK sangat krusial dalam membentuk masa depan siswa. Ia menjelaskan bahwa guru tidak hanya bertugas sebagai pendamping, tetapi juga harus menjadi fasilitator sekaligus konsultan pendidikan.

Baca Juga  Damkar Ciledug Evakuasi Ular Sanca 4 Meter Usai Mangsa Ayam Milik Warga Pondok Lakah

 

Riyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. Ia berharap Guru BK dapat menjadi motivator bagi siswa dalam menentukan pilihan studi lanjut, terutama saat akan melanjutkan ke perguruan tinggi.

 

Ia juga menyoroti dampak negatif dari kesalahan memilih jurusan. Salah satu contohnya adalah siswa yang lolos jalur prestasi namun memilih mundur karena merasa tidak cocok. Kondisi ini tidak hanya merugikan siswa, tetapi juga berdampak pada sekolah yang bisa terkena pengurangan kuota penerimaan di tahun berikutnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SK Baru IKA UIN Banten 2026–2030 Resmi Berlaku, Tim Ahli Jelaskan Kepengurusan Lama Otomatis Gugur
Rektor UIN Banten Prof Muhammad Ishom Ajak Alumni Diminta Guyub, Kompak dan Jaga Almamater
Banjir Rendam Permukiman di Cipondoh, 60 KK Dievakuasi ke Pengungsian
Dies Natalis FST UIN SMH Banten ke-6, Tegaskan Kolaborasi Sains, Teknologi, dan Nilai Islam
Hardiknas 2026 di UIN Banten, Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua Ditegaskan
Pemprov Banten Mangkir dari Forum, Kebijakan Pajak Door to Door Disorot: PMII Desak Transparansi Total
Ditresnarkoba Polda Banten Tangkap Dua Pengedar Obat Keras Jenis Hexymer di Kota Serang
Menuju 2029, PPP Banten Melalui Rapimwil di Tangerang, Neng Siti Julaiha Targetkan Rebut Kepercayaan Publik
UIN Banten menggelar workshop bagi Guru BK di Pandeglang untuk mengatasi krisis salah jurusan melalui asesmen minat dan bakat siswa

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:08

FUDA UIN SMH Banten Perkuat Peran Guru BK se-Pandeglang Hadapi Krisis Salah Jurusan dan Daya Saing

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:52

SK Baru IKA UIN Banten 2026–2030 Resmi Berlaku, Tim Ahli Jelaskan Kepengurusan Lama Otomatis Gugur

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:36

Rektor UIN Banten Prof Muhammad Ishom Ajak Alumni Diminta Guyub, Kompak dan Jaga Almamater

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00

Dies Natalis FST UIN SMH Banten ke-6, Tegaskan Kolaborasi Sains, Teknologi, dan Nilai Islam

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00

Hardiknas 2026 di UIN Banten, Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua Ditegaskan

Berita Terbaru