FUDA UIN Banten Turunkan 70 Delegasi Elite ke Makassar, Siap Guncang KINMU V dan Rebut Prestasi Nasional

Kilas Banten
17 Mei 2026 15:00
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menunjukkan ambisi besar dalam menghadapi Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) V tahun 2026. Sebanyak 70 mahasiswa terbaik diterjunkan sebagai delegasi resmi untuk bertanding di ajang nasional yang berlangsung di UIN Alauddin Makassar pada 18 hingga 25 Mei 2026.

 

Langkah tersebut menegaskan keseriusan FUDA UIN Banten untuk tidak sekadar menjadi peserta pelengkap. Fakultas menargetkan capaian prestasi maksimal di berbagai cabang lomba yang dipertandingkan dalam kompetisi mahasiswa tingkat nasional tersebut.

 

KINMU V merupakan ajang tahunan yang mempertemukan mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah pertukaran gagasan, adu kemampuan akademik, kreativitas seni, hingga penguatan budaya riset mahasiswa.

 

Pada tahun ini, FUDA UIN SMH Banten mengirim delegasi pada tiga bidang utama, yakni bidang ilmiah, riset, dan seni. Seluruh peserta telah melewati tahapan seleksi, pembinaan, dan evaluasi intensif selama beberapa pekan terakhir.

 

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN SMH Banten, Dr. Masykur, M.Hum., mengatakan fakultas memberikan dukungan penuh terhadap seluruh delegasi yang akan bertanding di Makassar.

 

Menurutnya, KINMU bukan hanya sekadar kompetisi perebutan medali dan gelar juara. Ajang tersebut juga menjadi ruang aktualisasi kemampuan intelektual mahasiswa di tingkat nasional.

 

“Kami berharap seluruh delegasi mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa prestasi untuk FUDA UIN SMH Banten. Namun yang tidak kalah penting, peserta harus tetap menjunjung sportivitas, menjaga adab, dan memperluas jejaring akademik selama kegiatan berlangsung,” ujar Dr. Masykur, Minggu, 17 Mei 2026.

 

Ia menegaskan mahasiswa Ushuluddin harus mampu tampil kompetitif tanpa meninggalkan nilai moral dan identitas akademik yang menjadi ciri khas kampus Islam.

 

Dalam proses persiapan, para delegasi mendapatkan pembinaan langsung dari dosen pendamping sesuai cabang lomba masing-masing. Program tersebut mencakup penguatan materi, simulasi presentasi, pendalaman substansi penelitian, hingga pelatihan mental bertanding.

 

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FUDA UIN SMH Banten, Dr. Endang Saeful Anwar, menyebut perkembangan kemampuan para peserta menunjukkan tren positif setelah melalui berbagai tahapan evaluasi.

 

“Pada bidang ilmiah dan riset, argumentasi serta substansi penelitian mahasiswa sudah dibedah secara mendalam bersama dosen pembina. Begitu juga bidang seni, peserta sudah menunjukkan penghayatan dan teknik penampilan yang semakin matang,” kata Dr. Endang.

 

Menurut dia, evaluasi akhir kini difokuskan pada kesiapan mental dan fisik delegasi. Hal itu dinilai penting karena atmosfer kompetisi nasional dipastikan berlangsung ketat dengan tekanan persaingan yang tinggi.

 

Dr. Endang meminta seluruh delegasi menjaga disiplin, stamina, dan kekompakan tim menjelang keberangkatan ke Makassar. Ia menilai chemistry antarpeserta menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi performa saat lomba berlangsung.

 

“Kesiapan mental menjadi faktor penting. Kompetisi nasional tentu menghadirkan tantangan besar. Karena itu, chemistry antaranggota tim dan fokus individu harus terus dijaga agar seluruh hasil latihan dapat tampil maksimal saat lomba berlangsung,” ujarnya.

 

Selain mengejar prestasi, pembinaan delegasi KINMU V juga menjadi bagian dari strategi fakultas dalam membangun budaya akademik mahasiswa yang lebih kuat. FUDA UIN Banten ingin melahirkan generasi mahasiswa yang kritis, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

 

Partisipasi dalam KINMU V juga dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kualitas akademik FUDA UIN SMH Banten kepada kampus-kampus lain di Indonesia.

 

Ajang tersebut membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring antarmahasiswa lintas daerah, serta meningkatkan kapasitas diri di tengah kompetisi akademik nasional.

 

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, kontingen FUDA UIN Banten optimistis mampu tampil kompetitif dan membawa pulang prestasi membanggakan dari Makassar.***