Anggaran Banjir Rp2,4 Miliar Dinilai Jomplang, DPRD Kabupaten Serang Desak Perombakan Besar demi 23 Kecamatan Terdampak

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat evaluasi Komisi IV DPRD Kabupaten Serang bersama DPUPR membahas minimnya anggaran penanganan banjir yang dinilai tidak sebanding dengan luas wilayah terdampak, Selasa, 20 Januari 2026

i

Rapat evaluasi Komisi IV DPRD Kabupaten Serang bersama DPUPR membahas minimnya anggaran penanganan banjir yang dinilai tidak sebanding dengan luas wilayah terdampak, Selasa, 20 Januari 2026

KILAS BANTEN – Alokasi anggaran penanganan banjir di Kabupaten Serang kembali menjadi sorotan tajam. Komisi IV DPRD Kabupaten Serang menilai anggaran sebesar Rp2,4 miliar yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terlalu kecil dan tidak sebanding dengan dampak banjir yang meluas hingga puluhan kecamatan.

 

Kritik tersebut mencuat dalam rapat evaluasi program tahun anggaran 2026 antara Komisi IV DPRD dan DPUPR Kabupaten Serang yang digelar Selasa, 20 Januari 2026. Dalam forum itu, DPRD menegaskan bahwa persoalan banjir di Kabupaten Serang bukan masalah baru dan tidak bisa ditangani dengan anggaran yang minim.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, menyebut banjir hampir setiap tahun melanda wilayah Kabupaten Serang. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari kerusakan rumah hingga terganggunya aktivitas ekonomi dan sosial.

Baca Juga  Banjir Terjang Permukiman Kabupaten Serang, KSPN Nikomas Gemilang Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Anggota Terdampak

 

“Banjir ini bukan kejadian satu atau dua titik. Data yang kami terima menunjukkan ada 23 kecamatan dan hampir 80 desa yang terdampak,” kata Anas.

 

Dengan kondisi itu, Anas menilai anggaran penanganan banjir melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR sebesar Rp2,45 miliar jauh dari kata cukup. Ia menyebut angka tersebut tidak realistis untuk menjawab persoalan banjir yang kompleks dan berulang.

 

Menurut Anas, masalah tidak hanya terletak pada kecilnya anggaran, tetapi juga pada komposisi penggunaannya. Dari total dana yang tersedia, sebagian besar justru terserap untuk kebutuhan operasional, termasuk biaya sewa alat berat.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
DPRD Kabupaten Serang menyoroti anggaran penanganan banjir Rp2,4 miliar yang dinilai tak sebanding dengan dampak di 23 kecamatan. Dewan mendesak DPUPR segera menggeser anggaran demi solusi konkret.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru