Banjir di Kabupaten Serang, BPBD Sebut Bantaran Sungai Jadi Penyebab Banjir

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat menyampaikan telah mengirim personil yang di bantu oleh para relawan dan juga TNI/Polri serta pemerintah daerah untuk menanggulangi bencana banjir tersebut.

i

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat menyampaikan telah mengirim personil yang di bantu oleh para relawan dan juga TNI/Polri serta pemerintah daerah untuk menanggulangi bencana banjir tersebut.

KILAS BANTEN – Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di Kabupaten Serang, diantaranya di Kecamatan Padarincang, Cinangka, dan Gunungsari yang terkena dampaknya pada Rabu malam.

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat menyampaikan telah mengirim personil yang di bantu oleh para relawan dan juga TNI/Polri serta pemerintah daerah untuk menanggulangi bencana banjir tersebut.

Ada sekitar 15 orang yang telah di evakuasi dan para penghuni rumah yang berada di bantaran sungai telah bergeser ke tempat yang aman.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyebab utama di Padarincang khususnya di desa Sukamaju, itu karena banyak rumah di deket sungai itu tanah resapan air dan pemerintah sudah melarang untuk membangun rumah di atas tanah resapan air.” ujarnya di Pendopo Bupati Serang, Kamis, 18 Desember 2025.

Baca Juga  Bendungan Sindangheula Melimpas di Tengah Hujan Ekstrem, BBWS C3 Pastikan Aman dan Tingkatkan Siaga Penuh

Menurutnya kalau saja itu di tertibkan di daerah tanah resapan air tidak akan berdampak terlalu besar dan juga ini merupakan bagian upaya pemerintah daerah yang berkolaborasi juga dengan Cagar Alam dan Balai Besar Wilayah Sungai Cidurian, Ciujung dan Cibanten (BBWS C3).

Walaupun tanah itu termasuk ke dalam resapan air, tetapi para warga mencari nafkah di atas tanah tersebut karena tanah nya sangat subur.

“Kedua akar permasalahannya kalo pengerukan sungai yang mengalirkan danau secara periodik diangkat diperdalam, insyaallah tidak terlalu besar, cuma ini kewenangannya cagar alam.” sambungnya

Cagar alam sangat straight dan disiplin dan tidak boleh selain orang cagar yang menormalisasi kan hal tersebut karena adanya oknum oknum tertentu yang memanfaatkan hal tersebut ketika mengeruk di bangun lagi.***

Penulis : Ihsan Sanjaya

Editor : Taufik

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
Penyebab utama di Padarincang khususnya di desa Sukamaju, itu karena banyak rumah di deket sungai itu tanah resapan air dan pemerintah sudah melarang untuk membangun rumah di atas tanah resapan air

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru