SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangerang

Fotografer Muda Kota Tangerang Panen Peluang, Disbudpar Buka Sertifikasi BNSP Gratis untuk Tingkatkan Daya Saing

Peserta mengikuti pelatihan dan uji kompetensi Sertifikasi Fotografer Junior yang digelar Disbudpar Kota Tangerang bekerja sama dengan BNSP di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang.
Peserta mengikuti pelatihan dan uji kompetensi Sertifikasi Fotografer Junior yang digelar Disbudpar Kota Tangerang bekerja sama dengan BNSP di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang.

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) sekaligus Sertifikasi Kompetensi Profesi Fotografer Junior secara gratis bagi masyarakat.

Program tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan berlangsung di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang pada 7 hingga 9 Juli 2026.

Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pelatihan teknis fotografi, tetapi juga kesempatan mengikuti uji kompetensi nasional. Jika dinyatakan lulus, mereka akan mendapatkan sertifikat resmi dari BNSP yang diakui secara nasional dan dapat menjadi bekal penting dalam membangun karier di industri kreatif.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan kebutuhan tenaga profesional di sektor ekonomi kreatif terus mengalami peningkatan.

Menurutnya, perkembangan industri kreatif membuka banyak peluang kerja yang membutuhkan tenaga kompeten dan memiliki sertifikasi resmi.

Pemuda Kota Tangerang Tembus Istana Merdeka Usai Raih Gelar Suara Bass Terbaik Banten, Bakal Tampil HUT ke-81 RI

“Kami melihat sektor ekonomi kreatif berkembang cukup pesat dan membuka banyak peluang kerja. Melalui program ini, para fotografer junior di Kota Tangerang dapat memperoleh sertifikasi profesional yang valid dari BNSP guna mendongkrak daya saing dan menunjang karier mereka di masa depan,” ujar Boyke, Kamis, 9 Juli 2026.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan yang sama kepada generasi muda untuk memperoleh pengakuan kompetensi secara resmi. Sertifikat dari BNSP dinilai mampu meningkatkan kepercayaan dunia usaha sekaligus menjadi nilai tambah ketika peserta melamar pekerjaan atau mengembangkan bisnis fotografi secara mandiri.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembelajaran yang dirancang sesuai standar kompetensi nasional. Materi yang diberikan tidak hanya membahas teori dasar fotografi, tetapi juga praktik lapangan yang menjadi kebutuhan utama seorang fotografer profesional.

Instruktur membimbing peserta memahami cara memilih kamera sesuai kebutuhan pekerjaan, mengenali kondisi perangkat sebelum digunakan, hingga memastikan seluruh peralatan siap mendukung proses pemotretan dalam berbagai situasi.

Selain itu, peserta juga mempelajari teknik mengatur ketajaman gambar, mengoperasikan kamera secara optimal, serta memahami standar kerja yang wajib diterapkan oleh fotografer profesional. Seluruh materi disusun untuk mempersiapkan peserta menghadapi uji kompetensi yang menjadi tahapan akhir program.

Jalan Iskandar Muda Rusak Mulai Dibenahi, Warga Neglasari Tangerang Rasakan Perubahan Signifikan

Boyke menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak berhenti pada penyampaian materi. Setelah menyelesaikan pembekalan, seluruh peserta langsung mengikuti proses asesmen melalui uji sertifikasi resmi yang dilaksanakan oleh BNSP.

“Para peserta tidak hanya diberi teori, tetapi setelah mendapatkan pembekalan intensif ini, mereka dijadwalkan akan langsung mengikuti uji sertifikasi resmi dari BNSP pada esok hari,” katanya.

Melalui proses tersebut, peserta memiliki peluang memperoleh sertifikat kompetensi sebagai bukti kemampuan profesional di bidang fotografi. Dokumen tersebut menjadi pengakuan resmi bahwa keterampilan yang dimiliki telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan.

Pemerintah Kota Tangerang berharap program ini mampu melahirkan lebih banyak fotografer lokal yang kreatif, inovatif, dan memiliki kompetensi yang terukur. Selama ini, tidak sedikit fotografer yang berkembang melalui jalur otodidak. Namun, banyak di antaranya belum memiliki sertifikasi yang dapat memperkuat kredibilitas di mata klien maupun perusahaan.

Program sertifikasi gratis ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan kompetensi kerja. Selain meningkatkan kualitas tenaga kreatif, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Tangerang agar semakin kompetitif di tingkat nasional.

Pemkot Tangerang Hibahkan Gedung Parkir Rp20,9 Miliar ke Polres, Pelayanan Masyarakat Kini Makin Optimal

Ke depan, semakin banyaknya fotografer bersertifikat diharapkan dapat membuka peluang kerja baru, mendorong lahirnya pelaku usaha kreatif, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.***

× Advertisement
× Advertisement