Gebrakan Toleransi di Kota Serang, GUSDURian Sambangi Gereja hingga Vihara dan Satukan Umat Lintas Iman

Kilas Banten
16 Mar 2026 00:27
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Komunitas Gusdurian Serang Raya kembali menggelar Safari Keberagaman dengan mengunjungi sejumlah rumah ibadah lintas agama di Kota Serang pada 8–15 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam merawat toleransi dan memperkuat persaudaraan antarumat beragama di wilayah yang dikenal memiliki masyarakat majemuk.

 

Dalam program tersebut, peserta mendatangi berbagai tempat ibadah, mulai dari GKRS, HKBP, GKI, hingga Vihara Avalokitesvara. Kunjungan dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka antarumat beragama.

 

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Peserta yang terdiri dari pemuda, tokoh masyarakat, serta pegiat lintas iman berdiskusi langsung dengan pengurus rumah ibadah. Mereka membahas pentingnya menjaga kerukunan, saling menghormati, serta membangun kepercayaan di tengah perbedaan keyakinan.

 

Baca Juga  Banjir Berulang dan Kebijakan Berubah, Dewan Ahmad Muhibbin Dorong Pemkab Serang Ubah Pola Penanganan

Koordinator GUSDURian Serang Raya, Sahril Anwar, menjelaskan bahwa Safari Keberagaman terinspirasi dari nilai-nilai kemanusiaan yang diwariskan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

 

Ia menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga, bukan sesuatu yang perlu ditakuti.

 

“Safari Keberagaman ini menjadi ruang perjumpaan antarumat beragama. Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk saling mengenal, menghargai, dan bekerja sama menjaga kedamaian,” ujar Sahril, Minggu, 15 Maret 2026.

 

Menurutnya, setiap kunjungan tidak sekadar bersifat seremonial. Peserta dan tuan rumah berdialog secara terbuka mengenai kehidupan beragama yang damai serta pentingnya membangun rasa saling percaya di masyarakat. Ia menyebut sambutan dari pengurus rumah ibadah sangat positif.