Pilar Saga Ichsan Pimpin Defile Tangsel di Karnaval Budaya APEKSI 2026, Perpaduan Betawi-Tionghoa Bikin Ribuan Pasang Mata Terpukau

Kilas Banten
4 Jul 2026 13:13
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui keikutsertaan pada Karnaval Budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan. Penampilan kontingen Tangsel berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung berkat konsep keberagaman budaya yang ditampilkan sepanjang parade.

 

Kontingen Kota Tangerang Selatan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan. Bersama jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan, ia berjalan dalam barisan defile sambil membawa bunga anggrek yang dikenal sebagai salah satu ikon daerah.

 

Keunikan kontingen Tangsel semakin terlihat melalui busana yang dikenakan para peserta. Mereka memadukan unsur budaya Betawi dan Tionghoa sebagai simbol keharmonisan masyarakat yang telah tumbuh dan berkembang di Kota Tangerang Selatan selama bertahun-tahun.

 

Penampilan tersebut menjadi bagian dari Karnaval Budaya APEKSI 2026 yang mengangkat tema “The Sparkling of Local Heroes and Culture.” Seluruh pemerintah kota peserta diberi kesempatan menampilkan identitas daerah masing-masing melalui parade budaya, atraksi seni, hingga pakaian adat yang merepresentasikan kekayaan tradisi lokal.

 

Pilar Saga Ichsan menegaskan bahwa kehadiran Kota Tangerang Selatan dalam agenda nasional tersebut tidak sekadar memenuhi undangan kegiatan pemerintahan. Menurutnya, momentum itu menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan sekaligus menjaga eksistensi budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

 

“Keberagaman merupakan salah satu kekuatan Kota Tangerang Selatan. Hari ini kami membawa semangat kebersamaan melalui perpaduan budaya Betawi dan Tionghoa yang menjadi bagian dari sejarah dan kehidupan masyarakat Tangsel,” ujar Pilar, Sabtu (4/7/2026).

 

Ia menilai keberagaman budaya merupakan aset yang harus dijaga bersama. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menghadirkan berbagai ruang promosi budaya agar masyarakat semakin mengenal sekaligus mencintai warisan tradisi yang dimiliki daerahnya.

 

Menurut Pilar, forum berskala nasional seperti Rakernas APEKSI menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kota Tangerang Selatan kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain memperkuat identitas daerah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperluas promosi sektor pariwisata, seni, dan budaya.

 

Rakernas XVIII APEKSI sendiri tidak hanya menjadi forum koordinasi antarpemerintah kota. Agenda ini juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta membangun sinergi dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju.

 

Pilar mengatakan kerja sama antarpemerintah kota memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Melalui forum tersebut, setiap daerah dapat berbagi inovasi, pengalaman, hingga strategi pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Di sisi lain, Karnaval Budaya menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian dalam rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026. Sebanyak 98 delegasi kota dari berbagai wilayah Indonesia ikut ambil bagian dengan menampilkan seni, budaya, adat istiadat, dan ciri khas daerah masing-masing.

 

Parade berlangsung meriah dengan rute dari Jalan Pemuda menuju Lapangan Merdeka Medan. Ribuan warga memadati sepanjang jalur karnaval untuk menyaksikan penampilan para peserta yang menghadirkan beragam atraksi budaya dari seluruh Indonesia.

 

Keikutsertaan Kota Tangerang Selatan dalam ajang tersebut diharapkan semakin memperkuat citra daerah sebagai kota modern yang tetap menjaga nilai-nilai budaya. Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga ingin menunjukkan bahwa keberagaman bukan sekadar identitas, tetapi menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan saling menghargai.

 

Melalui partisipasi di Karnaval Budaya APEKSI 2026, Pemkot Tangerang Selatan berharap semangat kolaborasi antardaerah terus berkembang. Selain mempererat hubungan antarpemerintah kota, promosi budaya di panggung nasional diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Kota Tangerang Selatan sebagai destinasi yang kaya tradisi, memiliki potensi wisata, dan layak dikenal lebih luas oleh masyarakat Indonesia.***