Penyebab Banjir Banten Lama: Sungai 15 Meter Menyusut Jadi 1 Meter, Wali Kota Minta Bangli Dibongkar

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Banten Lama

i

Banjir Banten Lama

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akhirnya mengungkap penyebab utama banjir yang kerap merendam kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menemukan adanya penyempitan badan sungai yang sangat ekstrem.

Sungai yang seharusnya memiliki lebar sekitar 15 meter kini menyusut drastis hingga hanya tersisa satu meter.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut terungkap saat Budi melakukan inspeksi mendadak ke lokasi banjir.

Ia melihat langsung bagaimana aliran sungai telah berubah fungsi menjadi saluran drainase kecil karena terhimpit bangunan liar atau bangli.

Penyempitan ini membuat aliran air tidak lancar ke hilir sehingga meluap ke permukiman warga setiap kali hujan turun.

Melihat fakta di lapangan, Budi Rustandi langsung mengambil sikap tegas.

Baca Juga  Kota Serang Makin Tertata, Wali Kota Budi Rustandi Sabet Penghargaan Kabar Banten Awards 2025

Ia menegaskan tidak akan berkompromi dengan pelanggaran tata ruang yang merugikan masyarakat luas.

“Itu cuman kita lihat fakta di lapangan itu sudah menjadi banyaknya rumah. Dari kali menjadi drainase. Coba bayangkan, kebayang enggak,” katanya.

“Dari kali menjadi drainase. Gimana enggak banjir? Nah, ini kelewatan banget,” ujar Budi dengan nada kesal di hadapan jajarannya Minggu 4 Januari 2026.

Sebagai langkah konkret, Budi memerintahkan Camat Kasemen untuk segera mendata seluruh bangunan yang berdiri di atas badan sungai.

Ia menginstruksikan agar proses eksekusi atau pembongkaran bangunan liar dapat dimulai pada minggu depan.

Penertiban tersebut akan dilakukan bersinergi dengan Dinas PUPR serta Pemerintah Provinsi Banten.

Selain pembongkaran fisik, Budi juga menyoroti potensi praktik mafia tanah.

Penulis : Taman

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ambisi Besar Kabupaten Serang, LPTQ Banten Bidik Rebut Gelar Juara Umum MTQ Provinsi
Wali Kota Budi Rustandi Targetkan Kota Serang Juara Umum MTQ Banten 2026, Tegas Larang Peserta Cabutan
Jalan BIP–Kidemang Ditutup untuk Pembangunan Proyek Frontage Unyur, Wali Kota Imbau Warga Cari Jalan Alternatif
Bupati Zakiyah Semprot ASN Absen Saja, 283 Kepsek Baru di Kabupaten Serang Diminta Jadi Pemimpin Visioner
Bukit Cariang Disulap Jadi Lembang Baru, Mahasiswa UGM KKN di Mancak Diminta Ungkap Potensi Wisata Tersembunyi Kabupaten Serang
Tolak Rumah Dinas dan Mobil Jabatan, Bupati Serang Alihkan Anggaran untuk Rumah Warga Miskin dan Ambulans Desa
Fantastis! Bupati Serang Kucurkan Rp1,19 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera, Warga Aceh Haru Terima Bantuan
PKKPR Kawasan Industri Agung Sedayu di Pesisir Serang Utara Disebut Kadaluwarsa, Ribuan Hektare Tambak dan Permukiman Terancam

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:14

Ambisi Besar Kabupaten Serang, LPTQ Banten Bidik Rebut Gelar Juara Umum MTQ Provinsi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:05

Wali Kota Budi Rustandi Targetkan Kota Serang Juara Umum MTQ Banten 2026, Tegas Larang Peserta Cabutan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:04

Jalan BIP–Kidemang Ditutup untuk Pembangunan Proyek Frontage Unyur, Wali Kota Imbau Warga Cari Jalan Alternatif

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00

Bupati Zakiyah Semprot ASN Absen Saja, 283 Kepsek Baru di Kabupaten Serang Diminta Jadi Pemimpin Visioner

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00

Bukit Cariang Disulap Jadi Lembang Baru, Mahasiswa UGM KKN di Mancak Diminta Ungkap Potensi Wisata Tersembunyi Kabupaten Serang

Berita Terbaru