KILAS BANTEN – Program Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sampah rumah tangga yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini berhasil diubah menjadi sumber pendapatan sekaligus solusi pengurangan sampah perkotaan.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kecamatan Karang Tengah berhasil mengelola ratusan kilogram sampah setiap pekan. Hasil pengelolaan sampah itu bahkan mampu menghasilkan puluhan juta rupiah dalam setahun.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Program bank sampah tersebut dijalankan secara rutin dengan melibatkan seluruh pegawai kecamatan. Mereka aktif memilah dan mengumpulkan sampah dari rumah masing-masing, mulai dari plastik, kertas, kardus, hingga minyak jelantah.
Sampah yang terkumpul kemudian diproses untuk didaur ulang atau dijual kembali sehingga memiliki nilai ekonomi.
Camat Karang Tengah, Hendriyanto, mengatakan keberhasilan program tersebut tidak lepas dari tingginya antusiasme pegawai dalam mendukung gerakan pengelolaan sampah.
Menurutnya, kesadaran pegawai untuk memilah sampah dari rumah terus meningkat sejak program dijalankan secara konsisten.
“Kami sudah menjalankan Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah ini hasilnya luar biasa, pegawai sangat antusias berpartisipasi, mulai dari sampah plastik, kertas, kardus, sampai minyak jelantah dari rumah masing-masing dikumpulkan setiap Jumat,” ujar Hendriyanto, Minggu, 10 Mei 2026.
Dalam satu pekan, Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah mampu mengumpulkan sekitar 300 hingga 400 kilogram sampah rumah tangga. Jumlah tersebut terus meningkat seiring tumbuhnya kesadaran pegawai terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















