Jalan BIP–Kidemang Ditutup untuk Pembangunan Proyek Frontage Unyur, Wali Kota Imbau Warga Cari Jalan Alternatif

Kilas Banten
11 Mei 2026 13:04
Serang 0
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi menutup total ruas jalan BIP–Kidemang mulai 15 Mei 2026 untuk mendukung pembangunan Frontage Unyur.

Penutupan jalur dilakukan guna mempercepat proses pembangunan infrastruktur yang ditargetkan meningkatkan konektivitas dan kelancaran lalu lintas di Kota Serang.

Wali Kota Serang Budi Rustandi meminta masyarakat tidak melintasi area proyek selama proses pembangunan berlangsung.

Ia menegaskan penutupan jalan dilakukan demi keselamatan warga dan kelancaran pengerjaan konstruksi.

“Bulan ini sudah mulai penutupan. Ini dalam rangka pembangunan agar ke depan infrastruktur kita lebih baik lagi,” ujar Budi Rustandi, Senin, 11 Mei 2026.

Menurut Budi, pembangunan Frontage Unyur menjadi bagian dari program pemerintah yang selama ini juga menjadi aspirasi masyarakat Kota Serang.

Pemkot Serang mengakui penutupan jalan berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan di sejumlah titik.

Karena itu, masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas perjalanan selama proyek berlangsung.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah menyiapkan jalur alternatif bagi pengendara untuk mengurangi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi pembangunan.

Warga diarahkan menggunakan jalur BIP–TBL via Mutiara maupun akses alternatif lain yang tersedia di sekitar kawasan proyek.

Selain pengalihan arus, Dinas Perhubungan Kota Serang bersama pihak kepolisian akan melakukan pengawasan dan pengaturan lalu lintas selama 24 jam di titik-titik rawan kemacetan.

“Ya, saya sudah memerintahkan Dishub untuk terjun di sana untuk membantu terkait pengaturan lalu lintas termasuk kepolisian,” kata Budi.

Wali Kota juga mengimbau masyarakat, termasuk tamu yang hendak menuju kawasan tersebut, untuk sementara menghindari jalur BIP–Kidemang selama pembangunan berlangsung.

Bagi warga yang memiliki aktivitas rutin atau bekerja di sekitar lokasi, Budi menyarankan agar berangkat lebih awal guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

“Saya sangat menyarankan Bapak/Ibu untuk berangkat lebih awal dari biasanya. Penumpukan volume kendaraan diprediksi akan terjadi di area terowongan dan titik temu jalur alternatif,” ujarnya.

Budi menjelaskan proyek Frontage Unyur akhirnya dapat direalisasikan setelah sebelumnya terkendala persoalan izin yang telah habis selama tiga tahun.

Ia menyebut pembangunan tersebut terlaksana dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni.

“Di era saya ini, alhamdulillah saya bisa membangun dibantu oleh Pak Gubernur, dan alhamdulillah bisa terealisasi di tahun ini,” katanya menutup pernyataan.***