UIN SMH BANTEN KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten memperkuat sinergi di bidang kemahasiswaan melalui program Student Mobility ke Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis, 25 Juni 2026 kemarin.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan mutu tata kelola organisasi kemahasiswaan sekaligus menjadi ajang studi banding antarkampus.
Rombongan yang terdiri atas Tim Pembina Kegiatan Mahasiswa (TPKM) dan para ketua Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UIN SMH Banten disambut oleh jajaran akademik dan kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga.
Pertemuan tersebut diisi dengan diskusi mengenai berbagai inovasi pengelolaan administrasi kemahasiswaan, sistem beasiswa, hingga penanganan berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa.
Wakil Rektor III UIN SMH Banten, Dr Dedi Sunardi, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan UIN Sunan Kalijaga dalam pengelolaan bidang kemahasiswaan.
“Sebenarnya secara keseluruhan, tadi saya sudah ngobrol banyak dengan Pak Mahyudin, salah satu dari tim kemahasiswaan,” katanya.
“Ada banyak nanti yang akan kita dapatkan, karena fokus ke praktik baik yang di sini, yang sepertinya bisa kita adopsi,” ujar Dedi Sunardi dikonfirmasi Sabtu 27 Juni 2026.
Ia menjelaskan rombongan yang dibawa didominasi personel muda agar hasil studi banding dapat lebih cepat diimplementasikan.
Menurutnya, tata kelola kemahasiswaan di UIN SMH Banten selama ini disinergikan melalui TPKM dengan menggabungkan unsur akademik dan kemahasiswaan guna menjaga kualitas kegiatan serta mengoptimalkan penyerapan anggaran.
Selain itu, Dedi Sunardi juga mengapresiasi sistem keterbukaan informasi dan mekanisme penanganan pengaduan beasiswa, termasuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), yang telah diterapkan secara sistematis di UIN Sunan Kalijaga.
“Sekali lagi kami ingin berterima kasih atas berbagai yang luar biasa. Semoga ini menjadi amal jariyah dan membawa berkah untuk kita semua. Kami juga mohon maaf apabila selama proses ini ada hal-hal yang kurang berkenan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Tim (Katim) Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Muhammad Mahyudin, yang mewakili Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari UIN SMH Banten.
Ia menjelaskan keberhasilan pengelolaan kemahasiswaan di kampusnya didukung oleh struktur tim yang ramping, tetapi mampu bekerja secara cepat dan responsif.
Tim tersebut juga diperkuat oleh unit teknologi informasi yang mengelola sistem beasiswa serta tim khusus yang menangani berbagai kendala mahasiswa.
Menurut Muhammad Mahyudin, orientasi utama pengelolaan kemahasiswaan di UIN Sunan Kalijaga adalah menciptakan lingkungan kampus yang mendukung kesejahteraan mental dan kebahagiaan mahasiswa dalam berorganisasi maupun berprestasi.
“Mutu kemajuan itu kalau mahasiswa bahagia, kita semua bahagia. Kebahagiaan mahasiswa berbanding lurus dengan kebahagiaan rektor dan para wakil rektor,” katanya.
“Jadi itu saling kita, yang penting sama-sama bahagia. Kalau kita itu pengennya mahasiswa bahagia, pasti kita juga bahagia,” tegas Muhammad Mahyudin.
Melalui program Student Mobility ini, kedua perguruan tinggi berharap komunikasi dan kolaborasi di bidang kemahasiswaan semakin erat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan antarpengurus Ormawa sebagai langkah awal membangun kerja sama program kemahasiswaan pada masa mendatang.