Ketua DPW PPP Banten bersama jajaran DPC PPP Kabupaten Lebak dan peserta Muscab X berfoto usai pelaksanaan musyawarah yang berlangsung tertib di Aula BPMP Provinsi Banten.KILAS BANTEN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lebak sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) X secara tertib, aman, dan kondusif pada Sabtu, 27 Juni 2026. Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.
Selain menetapkan usulan kepengurusan baru, forum tertinggi PPP di tingkat kabupaten itu juga menegaskan komitmen partai dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
DPW PPP Banten bahkan memasang target yang cukup ambisius. Partai berlambang Ka’bah tersebut tidak hanya ingin mempertahankan kursi legislatif yang telah diraih, tetapi juga berupaya menambah perolehan kursi di DPRD Kabupaten Lebak, DPRD Provinsi Banten, hingga DPR RI pada Pemilu 2029.
Muscab X digelar di Aula BPMP Provinsi Banten. Kegiatan itu dihadiri Ketua DPW PPP Banten Neng Siti Julaiha, Sekretaris DPW PPP Banten Uhen Zuhaeni, para ketua DPC PPP se-Banten, serta perwakilan 28 Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Kabupaten Lebak.
Ketua Panitia Muscab X DPC PPP Kabupaten Lebak, Muhi Bustomi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah menjaga suasana musyawarah tetap kondusif. Ia menegaskan seluruh tahapan berlangsung sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Alhamdulillah penyelenggaraan Muscab DPC PPP Kabupaten Lebak berjalan dengan baik, tertib, dan damai,” ujar Muhi, dalam keterangannya, Minggu, 28 Juni 2026.
Menurut Muhi, setiap proses persidangan berjalan sesuai mekanisme organisasi. Mulai dari pembentukan panitia formatur hingga pengusulan ketua, sekretaris, dan bendahara dilakukan secara demokratis tanpa hambatan.
“Tahapan musyawarah, mulai dari pemilihan panitia formatur hingga pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara untuk periode yang akan datang telah berjalan sukses tanpa ada kendala. Intinya di Lebak aman, aman, amin,” katanya.
Muhi yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Lebak menyebut tingginya partisipasi kader menjadi bukti solidnya internal partai. Seluruh 28 PAC dari 28 kecamatan hadir lengkap bersama ketua, sekretaris, dan jajaran pengurus sehingga setiap keputusan diambil secara representatif.
Ia menjelaskan, Muscab X menghasilkan usulan tiga nama sebagai calon pengurus DPC PPP Kabupaten Lebak periode berikutnya. Nama-nama tersebut akan disampaikan kepada DPP PPP untuk diproses hingga ditetapkan secara resmi.
“Hasil Muscab juga para PAC mengusulkan langsung Ketua, Sekretaris dan Bendahara, yaitu Asep Nuh sebagai Ketua, Hanna Aulia Zein Adzmika sebagai Sekretaris, dan saya sendiri, Muhi Bustomi, sebagai Bendahara,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha, menegaskan Kabupaten Lebak dan Pandeglang masih menjadi basis utama suara PPP di Daerah Pemilihan (Dapil) Banten I. Menurutnya, dua daerah tersebut selama ini berperan besar dalam mempertahankan kursi PPP di berbagai tingkatan legislatif.
“Dari Kabupaten Lebak dan Pandeglang, khususnya Dapil Banten I, selama ini menjadi lumbung suara PPP di Provinsi Banten. Baik untuk DPRD kabupaten, DPRD provinsi, maupun DPR RI, kita mampu mempertahankan kursi. Bahkan harapan kami ke depan, khususnya dari Lebak, bisa menambah perolehan kursi,” ujarnya.
Neng optimistis hasil Muscab X akan memperkuat mesin partai menjelang Pemilu 2029. Ia berharap peningkatan suara dari Lebak dan Pandeglang mampu mendongkrak perolehan kursi PPP, sekaligus menutup kekurangan suara dari daerah lain.
“Harapan saya pada Pemilu mendatang bukan hanya mempertahankan kursi, tetapi juga menambah jumlah kursi yang kita miliki. Dengan begitu, apabila ada kekurangan suara dari daerah lain, bisa ditutupi oleh kekuatan suara dari Lebak dan Pandeglang, khususnya wilayah Banten I,” tandasnya.
Melalui Muscab X, PPP Kabupaten Lebak berharap konsolidasi organisasi semakin solid. Partai juga menargetkan penyusunan strategi politik yang lebih matang agar mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif di tingkat kabupaten, provinsi, hingga DPR RI pada Pemilu 2029.***