SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional

Menteri PU Pastikan Jalan Serdang-Bojonegara-Merak Diperlebar Jadi 4 Lajur, Kemacetan Bertahun-tahun Segera Diakhiri

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi Jalan Nasional Serdang-Bojonegara-Merak yang akan diperlebar menjadi empat lajur untuk mengatasi kemacetan dan mendukung aktivitas kawasan industri.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi Jalan Nasional Serdang-Bojonegara-Merak yang akan diperlebar menjadi empat lajur untuk mengatasi kemacetan dan mendukung aktivitas kawasan industri.

KILAS BANTEN – Pemerintah memastikan proyek pelebaran Ruas Jalan Nasional Serdang-Bojonegara-Merak (SBM) segera memasuki tahap pelaksanaan. Jalan yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan terparah di Kabupaten Serang akan ditingkatkan menjadi empat lajur dengan panjang hampir 32 kilometer.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau langsung kondisi ruas jalan bersama Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas.

Pemerintah menilai proyek ini menjadi solusi untuk mengurai kemacetan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat. Selain memperlancar arus kendaraan, pelebaran jalan juga diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Dody mengungkapkan, dokumen Detail Engineering Design (DED) telah disiapkan Pemerintah Provinsi Banten. Saat ini, pemerintah hanya perlu menentukan skema pembiayaan agar pembangunan dapat segera dimulai.

“Tinggal mencari sumber pendanaannya. Untuk pembebasan lahan akan dibantu oleh Pak Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas dan Pak Gubernur Andra Soni,” kata Dody, Selasa (7/7/2026).

Dua Menteri Dijadwalkan ke Banten, Menag dan Mendes Bakal Lepas Ribuan Mahasiswa KKN Nusantara 2026

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya bertujuan mendukung pertumbuhan kawasan industri. Pemerintah juga memprioritaskan kepentingan masyarakat yang setiap hari memanfaatkan jalur tersebut.

“Kami tetap mengutamakan masyarakat setempat. Anak sekolah, warga yang ke rumah sakit, dan pengguna jalan lainnya harus tetap bisa menggunakan jalan ini dengan aman,” ujarnya.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, pelebaran tahap awal akan memanfaatkan lahan sempadan jalan yang masih tersedia. Pemerintah berencana menambah lebar jalan masing-masing satu meter di sisi kanan dan kiri sehingga total lebar jalan mencapai sekitar 11 meter.

“Sementara waktu lahan yang tersedia itu adalah sempadan. Jadi kita lebarkan satu meter di kanan dan kiri, nanti total lebarnya menjadi 11 meter,” jelas Dody.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kondisi Jalan Serdang-Bojonegara-Merak sudah tidak lagi mampu menampung tingginya aktivitas kawasan industri. Jalur tersebut setiap hari dipenuhi kendaraan logistik dari kawasan industri, pelabuhan, hingga pertambangan.

Tagih Gaji Berbulan-bulan, Dosen Tetap UNSB Banten Justru Kena PHK, Kronologi Lengkap Polemik yang Viral di Media Sosial

Di sisi lain, jalan yang sama juga menjadi akses utama masyarakat untuk bekerja, bersekolah, menuju fasilitas kesehatan, hingga aktivitas ekonomi lainnya. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan panjang sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Menurut Andra, Pemerintah Provinsi Banten telah berulang kali menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat agar pelebaran jalan segera direalisasikan.

“Jalan ini sangat tidak standar untuk kawasan yang ditargetkan menjadi pusat industri. Secara eksisting kawasan ini berdampingan dengan pelabuhan, pertambangan, permukiman, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan,” katanya.

Ia mengapresiasi respons cepat Kementerian Pekerjaan Umum yang langsung meninjau lokasi setelah menerima berbagai usulan dari pemerintah daerah.

Andra menambahkan, keberhasilan proyek pelebaran jalan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, hingga pelaku industri.

UIN Banten Serukan Revolusi Peran Masjid, Rektor Prof Ishom: Harus Jadi Pusat Diplomasi Dunia dan Perdamaian Global

Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan mempercepat distribusi barang sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri di Banten.

Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Banten juga telah mengalokasikan anggaran untuk penyusunan DED sebagai dasar pembangunan jalan empat lajur secara menyeluruh. Dokumen tersebut akan menjadi acuan dalam menghitung kebutuhan lahan dan besaran anggaran proyek.

“DED ini nanti akan diketahui kebutuhan lahannya berapa, dan berapa biaya pembangunannya. Insyaallah akhir tahun ini selesai,” ujar Andra.

Kendati demikian, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menambahkan bahwa proyek pelebaran jalan sebaiknya dilengkapi dengan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Menurutnya, keberadaan PJU merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Ini karena jalur penting, satu paket berikut PJU yang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dan sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat maupun dunia industri,” katanya.

Najib menjelaskan Jalan Nasional Serdang Bojonegara Merak merupakan jalur strategis yang setiap hari dilalui kendaraan industri, angkutan umum, kendaraan pribadi, pelajar, hingga ambulans. Tingginya volume kendaraan berat membuat arus lalu lintas kerap tersendat, terutama pada jam sibuk.

Melalui pelebaran menjadi empat lajur, pemerintah berharap kemacetan dapat ditekan secara signifikan. Proyek ini juga diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar distribusi logistik, memperkuat daya saing kawasan industri Bojonegara dan Merak, serta mendorong pertumbuhan investasi dan perekonomian di Provinsi Banten.***

× Advertisement