SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangerang

Peluang Kerja ke Luar Negeri Makin Terbuka, Pemkot Tangerang Gandeng Bank BJB Atasi Kendala Biaya Pekerja Migran

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menghadiri penandatanganan kerja sama penyaluran KUR Pekerja Migran Indonesia bersama Bank BJB, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan sebagai upaya memperluas kesempatan kerja ke luar negeri.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menghadiri penandatanganan kerja sama penyaluran KUR Pekerja Migran Indonesia bersama Bank BJB, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan sebagai upaya memperluas kesempatan kerja ke luar negeri.

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui kerja sama penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program tersebut diharapkan mampu membantu calon pekerja migran yang selama ini terkendala biaya keberangkatan menuju negara tujuan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyaluran dan Penanggungan Fasilitas KUR PMI antara Bank BJB Kantor Cabang Tangerang, PT Wahanakarya Suplaindo, dan LPK Wahana Danau Indah. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono.

Maryono menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, termasuk peluang bekerja di luar negeri.

Menurutnya, keterbatasan biaya tidak boleh menjadi penghalang bagi warga yang telah memiliki kesempatan bekerja.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kesempatan bekerja tidak berhenti hanya karena persoalan biaya. Melalui sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan, kita ingin membuka akses yang lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri,” kata Maryono, Rabu, 8 Juli 2026.

98 ASN Kota Tangerang Resmi Terima SK Pensiun, Pesan Menyentuh Wali Kota Sachrudin: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian

Ia menjelaskan, fasilitas KUR PMI dirancang untuk membantu calon pekerja migran memenuhi berbagai kebutuhan sebelum keberangkatan sesuai prosedur yang berlaku. Dengan skema pembiayaan tersebut, masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi atau pembiayaan yang berisiko.

Menurut Maryono, dukungan pembiayaan menjadi bagian penting dalam menyukseskan Program Gampang Kerja yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang. Program itu bertujuan mempertemukan masyarakat yang memiliki kompetensi dengan peluang kerja, termasuk pasar tenaga kerja internasional.

“Masyarakat yang telah memiliki kompetensi dan peluang kerja harus kita dukung hingga benar-benar dapat berangkat. Jangan sampai impian mereka tertunda atau bahkan gagal hanya karena terkendala pembiayaan,” ujarnya.

Selain memberikan akses pembiayaan, Pemkot Tangerang juga menekankan pentingnya proses penempatan pekerja migran yang transparan. Maryono mengingatkan seluruh pihak agar menjalankan setiap tahapan sesuai ketentuan yang berlaku demi melindungi calon PMI dari praktik yang merugikan.

“Tidak boleh ada pungutan di luar mekanisme yang telah ditetapkan. Kita ingin memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Sensus Ekonomi 2026, Pelaku Usaha Kota Tangerang Kini Bisa Isi Data Online, Praktis Tanpa Tunggu Petugas

Maryono menambahkan, keberhasilan pekerja migran Indonesia di pasar kerja global tidak hanya bergantung pada dukungan pembiayaan. Kualitas sumber daya manusia juga menjadi faktor utama yang menentukan daya saing.

Karena itu, ia mendorong para calon pekerja migran untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa asing, keterampilan teknis, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Bekal tersebut dinilai sangat penting agar tenaga kerja asal Kota Tangerang mampu bersaing dan menunjukkan profesionalisme di berbagai negara tujuan.

“Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik. Persiapkan diri sebaik mungkin, tingkatkan kompetensi, dan tunjukkan bahwa sumber daya manusia Kota Tangerang mampu bersaing serta berkarya di tingkat internasional,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Maryono berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diyakini mampu membuka lebih banyak lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja internasional.

Melalui program ini, Pemkot Tangerang optimistis semakin banyak warga yang dapat mengakses peluang kerja ke luar negeri secara legal, aman, dan profesional. Dukungan pembiayaan melalui KUR PMI juga diharapkan menjadi solusi nyata dalam menghilangkan hambatan ekonomi yang selama ini menghalangi masyarakat meraih pekerjaan dengan penghasilan yang lebih baik.***

Tiga Petinju Kota Tangerang Borong Emas di Kejurnas, Sinyal Kuat Siap Guncang PON Beladiri 2026

× Advertisement
× Advertisement