KILAS BANTEN – Pengurus Rayon PMII Fakultas Syariah UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten memastikan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) XXII akan berlangsung pada 10-11 Juli 2026. Agenda ini menjadi forum tertinggi di tingkat rayon sekaligus momentum penting untuk menentukan kepemimpinan baru dan memperkuat regenerasi organisasi.
Menjelang pelaksanaan forum tersebut, panitia telah menetapkan delapan kader yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Mereka akan bersaing dalam pemilihan Ketua PMII Rayon Fakultas Syariah dan Ketua KOPRI PMII Rayon Fakultas Syariah.
Dari jumlah tersebut, lima kader maju sebagai calon Ketua PMII Rayon Fakultas Syariah. Sementara tiga kader lainnya akan memperebutkan posisi Ketua KOPRI PMII Rayon Fakultas Syariah.
Ketua Badan Pekerja RTAR XXII PMII Rayon Fakultas Syariah, Al Afgan Syidiq, mengatakan regenerasi organisasi tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kepengurusan.
Menurutnya, proses tersebut merupakan kelanjutan perjuangan kader yang harus terus dijaga agar organisasi tetap berkembang sesuai nilai dan cita-cita PMII.
“Regenerasi bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan estafet perjuangan yang harus terus dijaga,” ujar Al Afgan, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menjelaskan, RTAR XXII menjadi ruang demokrasi bagi seluruh kader untuk menentukan arah organisasi pada masa mendatang. Forum ini juga diharapkan tetap berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai landasan gerakan PMII.
Menurut Al Afgan, RTAR tidak hanya berisi agenda pemilihan ketua. Forum tahunan tersebut juga menjadi tempat mengevaluasi program kepengurusan selama satu periode.
Selain itu, kader diberi kesempatan menyampaikan ide, melakukan refleksi, dan menyusun arah gerakan organisasi agar semakin relevan dengan tantangan zaman.
Ia berharap seluruh tahapan RTAR berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas, wawasan luas, serta komitmen tinggi dalam mengabdi kepada organisasi, lingkungan kampus, dan masyarakat.
Al Afgan juga menaruh harapan besar agar proses regenerasi kali ini melahirkan kader yang mampu membawa PMII Rayon Fakultas Syariah menjadi organisasi yang semakin maju.
Menurutnya, pemimpin terpilih nantinya harus mampu menjaga nilai-nilai organisasi, memperkuat tradisi intelektual, mempererat solidaritas antarkader, dan menghadirkan perubahan yang berdampak nyata.
Ia menegaskan bahwa seluruh kader memiliki tujuan yang sama, yakni menjadikan PMII Rayon Fakultas Syariah sebagai organisasi yang lebih kuat, progresif, dan memberikan kontribusi positif bagi civitas akademika maupun masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Rayon PMII Fakultas Syariah UIN SMH Banten, Nisfu Ruwaihan, berharap seluruh rangkaian RTAR XXII dapat berlangsung lancar.
Menurutnya, forum tahunan tersebut merupakan sarana pembelajaran bagi kader untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan gagasan, sekaligus menguji kesiapan menjadi pemimpin.
“Harapannya, RTAR ini bisa berjalan dengan baik dan menjadi ruang bagi kader untuk belajar, menyampaikan gagasan, dan menunjukkan kesiapan menjadi pemimpin. Siapa pun yang nantinya terpilih, semoga bisa menjalankan amanah dengan baik dan membawa Rayon Syariah semakin progresif,” ujar Nisfu.
Adapun lima kader yang resmi lolos sebagai calon Ketua PMII Rayon Fakultas Syariah ialah Irvan Nurdiansyah dari Program Studi Hukum Tata Negara, Muhammad Sahal Tafdili dari Hukum Tata Negara, Khosyi Khoiri Syabani dari Hukum Ekonomi Syariah, Dava Rangga Saputra dari Hukum Tata Negara, serta Ashabal Khairi dari Hukum Tata Negara.
Sementara itu, tiga kader yang akan bersaing memperebutkan posisi Ketua KOPRI PMII Rayon Fakultas Syariah adalah Rizka Amanda dari Hukum Tata Negara, Desvi Nurlitasari dari Hukum Ekonomi Syariah, dan Nailah Putri Adellia dari Hukum Ekonomi Syariah.
Dengan ditetapkannya delapan kandidat tersebut, perhatian kader kini tertuju pada pelaksanaan RTAR XXII. Forum ini diharapkan menjadi proses demokrasi organisasi yang mampu melahirkan pemimpin visioner, menjaga tradisi intelektual PMII, memperkuat semangat kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi organisasi bagi UIN SMH Banten dan masyarakat secara lebih luas.***

