Advertisement
Tangerang

Cuaca Cerah Sepekan Ancam Kota Tangerang, BPBD Keluarkan Peringatan Keras: Jangan Nekat Bakar Sampah

Petugas BPBD Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah selama cuaca cerah mendominasi wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebakaran dan menjaga kualitas udara.
Petugas BPBD Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah selama cuaca cerah mendominasi wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebakaran dan menjaga kualitas udara.

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar tidak membakar sampah di ruang terbuka selama sepekan ke depan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan kondisi cerah hingga cerah berawan akan mendominasi wilayah Kota Tangerang. Situasi itu dinilai dapat meningkatkan risiko kebakaran sekaligus memperburuk kualitas udara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan cuaca kering membuat lingkungan menjadi lebih mudah terbakar. Karena itu, masyarakat diminta menghindari segala aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, termasuk membakar sampah.

Menurut Mahdiar, pengelolaan sampah sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Warga dapat memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan layanan pengangkutan sampah yang telah disediakan pemerintah, hingga mengolah sampah organik menjadi kompos.

“Masyarakat diharapkan dapat mengelola sampah dengan cara yang lebih ramah lingkungan, seperti memilah sampah dari rumah, memanfaatkan layanan pengangkutan sampah, atau mengolah sampah organik menjadi kompos,” kata Mahdiar, Senin (13/7/2026).

Sidang Gugatan Perdana Sekda Tangsel di PTUN Serang Masih Tertutup

Ia menjelaskan, cuaca cerah yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut dapat menyebabkan kondisi lahan dan vegetasi menjadi semakin kering. Dalam kondisi tersebut, api dari pembakaran sampah sangat mudah merambat ke area lain dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar.

Selain menghindari pembakaran sampah, BPBD juga meminta masyarakat rutin memantau informasi cuaca yang diterbitkan BMKG. Informasi tersebut dinilai penting sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi bencana maupun gangguan yang dipicu perubahan cuaca.

“Dengan mengetahui kondisi cuaca lebih awal, masyarakat dapat mengantisipasi berbagai potensi risiko yang mungkin terjadi,” ujar Mahdiar.

Pemerintah Kota Tangerang menilai langkah pencegahan menjadi cara paling efektif untuk menekan potensi kebakaran saat musim kering. Selain menjaga keselamatan warga, upaya tersebut juga berkontribusi dalam mempertahankan kualitas udara agar tetap sehat.

BPBD Kota Tangerang turut mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah yang telah tersedia. Sampah organik dianjurkan diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dipilah agar dapat didaur ulang. Cara tersebut dinilai lebih aman dibandingkan pembakaran terbuka dan sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Halal Fest 2026 Dibuka, MUI Kota Tangerang Siapkan Pendampingan Sertifikat Halal Gratis bagi UMKM

Apabila terjadi keadaan darurat, warga dapat menghubungi Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam. Selain itu, laporan kebencanaan maupun kondisi darurat lainnya juga dapat disampaikan melalui nomor piket BPBD Kota Tangerang di 021-5582-144.

Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Tangerang diperkirakan mengalami cuaca cerah pada Senin (13/7/2026) dengan suhu berkisar 24 hingga 34 derajat Celsius dan kelembapan antara 33 hingga 73 persen. Pada Selasa (14/7/2026), cuaca diprediksi berawan dengan suhu 23 sampai 34 derajat Celsius.

Memasuki Rabu (15/7/2026), hujan ringan diperkirakan turun dengan suhu 24 hingga 33 derajat Celsius. Namun, kondisi berawan kembali mendominasi pada Kamis (16/7/2026) dengan suhu berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius.

Sementara itu, cuaca cerah diprediksi kembali terjadi pada Jumat hingga Minggu, 17-19 Juli 2026. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 24 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai dampak cuaca panas yang dapat meningkatkan potensi kebakaran.

Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang benar. Kepatuhan terhadap imbauan untuk tidak membakar sampah dinilai menjadi langkah sederhana, tetapi memiliki dampak besar dalam menjaga kualitas udara, mengurangi risiko kebakaran, dan menciptakan lingkungan yang lebih aman selama cuaca cerah mendominasi wilayah Kota Tangerang.***

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah Bikin Hari Pertama MPLS Kota Tangerang Penuh Haru, Wali Kota Beri Apresiasi

× Advertisement
× Advertisement