Ketua Kwarda Pramuka Banten saat melakukan koordinasi dengan Kwarnas di Jakarta untuk mempercepat pelantikan kepengurusan baru.KILAS BANTEN – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Banten mempercepat proses pelantikan kepengurusan masa bakti 2026–2031. Langkah ini dilakukan untuk memastikan organisasi segera bergerak menjalankan program kerja. Ketua Kwarda Banten, Suwaib Amiruddin, bahkan turun langsung melakukan koordinasi ke tingkat pusat.
Koordinasi tersebut dilakukan dengan Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Bachtiar Utomo, di Jakarta pada Senin, 27 April 2026. Pertemuan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan pelantikan berjalan sesuai aturan organisasi.
Suwaib mengatakan, pertemuan itu tidak hanya membahas teknis pelantikan. Namun juga menyangkut arah kebijakan organisasi ke depan. Ia menegaskan, kepengurusan baru harus segera bekerja agar program yang telah dirumuskan bisa langsung dijalankan tanpa hambatan.
“Pertemuan ini penting untuk memastikan kesiapan pelantikan sekaligus menyelaraskan arah kebijakan organisasi,” ujar Suwaib, Kamis, 30 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kwarnas memberikan sejumlah arahan strategis. Salah satunya, Kwarda Banten diminta segera melakukan konsolidasi internal. Langkah ini dinilai penting agar visi dan misi ketua dapat sejalan dengan seluruh jajaran pengurus.
“Pesan beliau agar segera dilakukan konsultasi internal, sehingga visi dan misi ketua bisa berjalan seiring dengan pengurus,” kata Suwaib.
Ia menjelaskan, keselarasan internal menjadi kunci percepatan pelaksanaan program kerja. Dengan dukungan penuh dari seluruh pengurus, kegiatan kepramukaan di Banten diharapkan berjalan lebih efektif dan terarah.
Tak hanya itu, Kwarnas juga memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Kwarda Banten dalam menyusun struktur kepengurusan baru. Respons cepat tersebut dinilai sebagai sinyal positif untuk mempercepat proses pengukuhan.
“Beliau mengapresiasi langkah cepat kami dalam menyiapkan kepengurusan, sehingga proses pengukuhan bisa segera dilakukan,” ujarnya.
Suwaib memastikan, setelah jadwal pengukuhan ditetapkan, pihaknya akan segera melaporkan lokasi pelantikan kepada Kwarnas. Hal ini penting agar agenda tersebut dapat diselaraskan dengan jadwal nasional organisasi.
Ia mengungkapkan, pelantikan kepengurusan Kwarda Banten ditargetkan berlangsung sebelum 10 Mei 2026. Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Banten terkait waktu dan tempat pelaksanaan.
“Besok kami akan berkoordinasi dengan Gubernur. Insyaallah pelantikan dijadwalkan sebelum 10 Mei dan kemungkinan besar dilaksanakan di Pendopo Gubernur,” katanya.
Target percepatan ini dinilai penting agar kepengurusan baru bisa langsung bekerja. Dengan pelantikan yang tidak berlarut-larut, program pembinaan generasi muda dapat segera berjalan tanpa jeda panjang.
Suwaib menegaskan, Kwarda Banten memiliki tanggung jawab besar dalam membina karakter generasi muda. Oleh karena itu, efektivitas organisasi menjadi faktor utama dalam menjalankan peran tersebut.
Ia berharap, seluruh pengurus dapat langsung bergerak setelah pelantikan. Fokus utama organisasi adalah meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan serta memperluas dampaknya di masyarakat.
“Kami ingin setelah pelantikan, program kerja bisa langsung berjalan cepat, efektif, dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, Kwarda Pramuka Banten optimistis dapat memperkuat peran organisasi. Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas gerakan Pramuka di Banten.
Selain itu, sinergi antara Kwarda, pemerintah daerah, dan Kwarnas diharapkan semakin solid. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mendorong pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***