STQ Cibodas Tangerang 2026, Ribuan Mata Saksikan Pawai Taaruf Spektakuler, Generasi Qurani Siap Unjuk Prestasi

Kilas Banten
18 Mei 2026 18:31
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kecamatan Cibodas Tahun 2026 resmi dibuka dengan kemeriahan luar biasa, Senin, 18 Mei 2026. Ratusan peserta bersama masyarakat turun ke jalan mengikuti pawai taaruf yang menjadi agenda pembuka kegiatan tahunan tersebut.

 

Sejak pagi, suasana di sejumlah ruas jalan Kecamatan Cibodas tampak dipadati peserta pawai. Kafilah dari enam kelurahan tampil penuh semangat dengan membawa atribut, spanduk, serta yel-yel khas masing-masing. Kehadiran warga di sepanjang rute pawai semakin menambah semarak suasana pembukaan STQ tahun ini.

 

Kegiatan itu tidak hanya diikuti peserta lomba. Berbagai unsur masyarakat turut ambil bagian. Mulai dari kader PKK, kader posyandu, amil, marbot, pengurus RT/RW, hingga kalangan pemuda ikut meramaikan acara keagamaan tersebut.

 

Kebersamaan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi bukti kuat tingginya semangat religius dan kekompakan warga Kecamatan Cibodas dalam mendukung syiar Islam.

 

Camat Cibodas Tangerang Ahmad Suhendar mengatakan, pelaksanaan STQ tahun ini menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang mencintai Al-Qur’an. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan antusiasme besar terhadap kegiatan keagamaan di wilayahnya.

 

“Alhamdulillah pagi ini kita melaksanakan kegiatan STQ tingkat Kecamatan Cibodas. Selain perlombaan, kita juga menggelar pawai taaruf kafilah dan antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujar Ahmad Suhendar, Senin, 18 Mei 2026.

 

Menurutnya, STQ Kecamatan Cibodas Tahun 2026 diikuti sebanyak 167 peserta. Mereka akan bersaing dalam lima cabang perlombaan utama dan dua cabang ekshibisi.

 

Cabang yang diperlombakan meliputi Musabaqoh Fahmil Qur’an putra-putri, Tilawah Dewasa, Tilawah Remaja, Qiroatul Qutub, serta Tahfiz 5 Juz. Seluruh peserta merupakan warga yang berdomisili di Kecamatan Cibodas.

 

Ahmad Suhendar menegaskan, kebijakan tersebut dilakukan untuk memberdayakan potensi lokal sekaligus mencari bibit unggulan dari wilayah sendiri. Menurutnya, Kecamatan Cibodas memiliki banyak santri dan generasi muda yang aktif dalam kegiatan keagamaan.

 

Ia menyebut proses pembinaan peserta telah berjalan rutin melalui pesantren, TPA, TPK, dan madrasah yang tersebar di setiap kelurahan. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari ustaz dan kiai di lingkungan masing-masing.

 

“Pembinaannya sudah berjalan secara berkala. Jadi anak-anak yang ikut STQ ini memang sudah dilatih rutin oleh para guru ngaji dan pengajar di wilayah Cibodas,” jelasnya.

 

Pembinaan yang dilakukan secara konsisten dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas peserta. Selain kemampuan membaca Al-Qur’an, peserta juga dibekali pemahaman keagamaan, hafalan, hingga kemampuan menjawab pertanyaan secara cepat dan tepat.

 

Salah satu peserta, Aini dari Kelurahan Panunggangan Barat, mengaku telah melakukan persiapan intensif bersama timnya sejak beberapa bulan terakhir. Ia optimistis dapat meraih hasil maksimal pada STQ tahun ini.

 

“Kita latihan bareng sejak Maret. Yang penting percaya diri, jangan ragu dan harus refleks juga saat menjawab,” katanya.

 

Aini mengaku termotivasi memperbaiki pencapaiannya pada STQ sebelumnya. Tahun lalu, ia berhasil meraih posisi kedua. Kini, ia menargetkan hasil yang lebih tinggi.

 

“Tahun kemarin juara dua. Tahun ini targetnya harus juara satu,” ujarnya penuh semangat.

 

Pelaksanaan STQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.

 

Dengan dukungan masyarakat yang begitu besar, STQ Kecamatan Cibodas 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul, berprestasi, dan memiliki akhlak baik sebagai penerus pembangunan daerah.***