KPU Kabupaten Serang, Akademisi, dan Bawaslu Soroti Bahaya Minimnya Literasi Politik Pemilih Muda

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar Series Pendidikan Pemilih Berkelanjutan yang digelar KPU Kabupaten Serang secara daring membahas urgensi literasi politik bagi generasi pemilih muda, Jumat, 19 Desember 2025

i

Webinar Series Pendidikan Pemilih Berkelanjutan yang digelar KPU Kabupaten Serang secara daring membahas urgensi literasi politik bagi generasi pemilih muda, Jumat, 19 Desember 2025

KILAS BANTEN – Kualitas demokrasi Indonesia dinilai berada dalam fase rawan jika literasi politik generasi muda terus diabaikan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang bersama akademisi dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperingatkan bahwa rendahnya pemahaman politik pemilih muda dapat berdampak langsung pada arah demokrasi di masa depan.

Peringatan tersebut mengemuka dalam Webinar Series Pendidikan Pemilih Berkelanjutan yang digelar secara daring dengan tema “Membangun Literasi Politik untuk Generasi Pemilih di Masa Depan”, Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan unsur penyelenggara pemilu, akademisi, dan pengawas pemilu tingkat provinsi sebagai upaya memperkuat kesadaran politik masyarakat, khususnya pemilih pemula.

Anggota KPU Kabupaten Serang, Ichsan Mahfuz, menegaskan bahwa pendidikan pemilih bukan sekadar kegiatan seremonial. Program ini merupakan amanat undang-undang yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh KPU di semua tingkatan.

“Selain tahapan pemilu dan pilkada, KPU memiliki empat program berkelanjutan. Salah satunya adalah sosialisasi dan pendidikan pemilih. Ini kewajiban yang diatur undang-undang, bukan program tambahan,” ujar Ichsan, Sabtu, 20 Desember 2025.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 serta Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2022 yang mengatur pendidikan pemilih berkelanjutan. Program tersebut berjalan seiring dengan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan setiap tiga bulan, pelayanan informasi publik, dan penguatan kelembagaan KPU.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
KPU Kabupaten Serang bersama akademisi dan Bawaslu Banten memperingatkan rendahnya literasi politik pemilih muda. Kondisi ini dinilai mengancam kualitas demokrasi Indonesia di masa depan jika tidak ditangani secara berkelanjutan.

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru