Banten

Andra Soni: Kampung Cengkok Tangerang Disulap Jadi Kampung Percontohan, UMKM Melesat dan Pendidikan Makin Maju

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Festival Muharram Cengkok 1448 Hijriah di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang
Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Festival Muharram Cengkok 1448 Hijriah di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang

KILAS BANTEN – Semangat gotong royong yang terus dijaga warga Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Banten Andra Soni. Ia menilai kebersamaan masyarakat berhasil menghadirkan kemajuan nyata di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelayanan sosial.

Apresiasi tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri Festival Muharram Cengkok 1448 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hidayah bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cengkok Karya Mandiri.

Dalam kesempatan itu, Andra mengaku terkesan melihat perubahan yang terjadi di Kampung Cengkok. Menurutnya, masyarakat mampu membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan tetap menjaga nilai kebersamaan.

“Saya datang ke sini dan merasa luar biasa. Saya melihat anak-anaknya sehat, UMKM-nya berkembang, dan acaranya disiapkan dengan sangat baik,” kata Andra Soni, Minggu (12/7/2026).

Ia menegaskan keberhasilan tersebut lahir dari keterlibatan aktif masyarakat. Warga tidak hanya membangun infrastruktur lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan anak usia dini, taman baca, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

FTIK UIN SMH Banten Gebrak Kasemen, Sampah Disulap Jadi Ladang Cuan, Warga Diajak Selamatkan Lingkungan

“Dengan semangat gotong royong, masyarakat Kampung Cengkok berhasil menghidupkan berbagai kegiatan sosial terlihat dari aktifnya pendidikan anak usia dini, taman baca, hingga pelaku UMKM yang berkembang,” ujarnya.

Menurut Andra, Festival Muharram Cengkok juga menjadi bukti bahwa kegiatan berskala kampung mampu diselenggarakan secara profesional. Ia menilai kualitas pelaksanaan acara tersebut layak menjadi contoh bagi daerah lain di Provinsi Banten.

Karena itu, Andra berharap keberhasilan Kampung Cengkok dapat direplikasi di berbagai wilayah. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh semangat kolaborasi dan kepedulian masyarakat.

“Hal-hal baik seperti ini harus kita duplikasi. Amati, tiru, dan modifikasi,” tegasnya.

Festival Muharram Cengkok tahun ini tidak hanya berisi kegiatan keagamaan. Panitia juga menggabungkan berbagai program sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dalam satu rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

Fatayat NU Lebak Baiat 33 Kader Baru, Tekankan Penguatan Nilai Aswaja dan Kaderisasi

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian ialah khitanan massal yang diikuti sekitar 60 anak dari Kecamatan Jayanti dan masyarakat sekitar. Selain itu, puluhan pelaku UMKM lokal memanfaatkan bazar untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Festival juga menghadirkan talkshow inspiratif, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pelayanan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Beragam layanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memadati lokasi acara.

Pada kesempatan yang sama, Andra turut menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Banten. Program tersebut mencakup Sekolah Rakyat bagi anak dari keluarga kurang mampu, Program Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta, upaya menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji, hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, seluruh program tersebut dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelayanan publik sehingga kualitas hidup masyarakat Banten terus meningkat.

Andra juga mengapresiasi kondisi anak-anak di Kampung Cengkok yang dinilai tumbuh sehat, percaya diri, dan memiliki kemampuan yang baik. Ia menilai kondisi tersebut menjadi bukti besarnya perhatian masyarakat terhadap pendidikan serta tumbuh kembang generasi muda.

Wagub Banten Tegaskan Pentingnya Khitan, Sunatan Massal Gratis Pendekar 08 Bantu Puluhan Anak Raih Layanan Kesehatan

Selain pembangunan sumber daya manusia, Andra mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah sejak dari rumah. Ia mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah organik dan nonorganik sebagai langkah sederhana yang memberikan manfaat besar bagi lingkungan.

Menurutnya, kebiasaan tersebut mampu mengurangi berbagai persoalan lingkungan, termasuk potensi kebakaran di tempat pembuangan akhir akibat gas metana yang dihasilkan dari tumpukan sampah.

“Kita harus mulai memilah sampah dari rumah. Itu langkah sederhana yang dampaknya sangat besar,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Andra kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh warga Kampung Cengkok yang terus menjaga budaya gotong royong. Ia berharap semangat kebersamaan itu tetap dipertahankan sebagai fondasi membangun masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Festival Muharram Cengkok 1448 Hijriah/2026 Masehi turut dihadiri Staf Khusus Menteri Haji dan Umrah RI Abdul Rahman Saputra, Staf Khusus Menteri Sosial RI Fuji Abdul Rahman, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memeriahkan rangkaian kegiatan.***

× Advertisement
× Advertisement