Gubernur Banten Andra Soni membuka secara resmi Popda XII dan Peparpeda IX Provinsi Banten 2026 di Stadion Geger Cilegon sebagai langkah awal mencetak atlet berprestasi menuju PON 2032.KILAS BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Provinsi Banten Tahun 2026 di Stadion Geger Cilegon, Kota Cilegon, Kamis (11/6/2026). Pembukaan ajang olahraga pelajar terbesar di Banten itu menjadi penanda dimulainya proses panjang pembinaan atlet muda yang diproyeksikan memperkuat kontingen Banten pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Sebanyak 3.000 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka terdiri atas 2.429 atlet, 410 pelatih, dan 161 ofisial yang akan bertanding selama sepekan, mulai 11 hingga 17 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa Popda bukan hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga wadah membentuk karakter, disiplin, mental juang, dan sportivitas para atlet muda.
“Popda bukan sekadar ajang meraih medali. Ini adalah proses pembinaan karakter, pembentukan disiplin, mental juang, sekaligus wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda terbaik Banten,” ujar Andra Soni, dalam keterangannya, Minggu, 14 Juni 2026.
Ia mengaku optimistis masa depan olahraga Banten akan semakin cerah. Keyakinan itu didukung capaian atlet Banten pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang berhasil menempati posisi kelima nasional, pencapaian terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan Provinsi Banten.
Menurut Andra Soni, prestasi olahraga tidak bisa diraih hanya dengan mengandalkan bakat. Atlet membutuhkan komitmen tinggi, disiplin, kerja keras, kepatuhan kepada pelatih, serta latihan yang dilakukan secara konsisten dalam jangka panjang.
Ia menilai atlet yang tampil pada Popda XII dan Peparpeda IX merupakan bagian dari regenerasi atlet Banten untuk menghadapi Popnas 2027, PON 2028, hingga PON XXXII Tahun 2032 yang akan digelar bersama di Provinsi Banten dan Lampung.
“Persiapan atlet-atlet juara untuk PON 2032 harus dimulai dari sekarang. Prestasi olahraga tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui proses pembinaan yang panjang dan konsisten,” katanya.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang. Langkah tersebut didukung penyelenggaraan kompetisi rutin dan peningkatan kualitas sarana olahraga agar atlet dapat berkembang secara maksimal.
Andra Soni juga mengingatkan seluruh pelatih, ofisial, dan pendamping agar menjadi contoh dalam menjaga disiplin serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Ia meminta seluruh peserta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada dan menjadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kemajuan olahraga merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Peran atlet, pelatih, orang tua, sekolah, organisasi cabang olahraga, KONI, pemerintah daerah, dunia usaha, media, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat.
“Olahraga telah menjadi salah satu indikator daya saing daerah. Karena itu seluruh kepala daerah perlu terus memperkuat pembinaan olahraga di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah Popda XII dan Peparpeda IX Tahun 2026.
Ia memastikan Pemerintah Kota Cilegon telah menyiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan agar seluruh kontingen dapat mengikuti pertandingan dengan aman, nyaman, dan lancar.
Robinsar berharap ajang tersebut tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga melahirkan atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Banten di tingkat nasional hingga internasional.
Sebanyak 1.096 medali diperebutkan dalam Popda XII dan Peparpeda IX 2026. Rinciannya terdiri atas 320 medali emas, 320 medali perak, dan 456 medali perunggu.
Kompetisi mempertandingkan 26 cabang olahraga, mulai dari atletik, sepak bola, bulutangkis, renang, basket, pencak silat, taekwondo, karate, panjat tebing, tinju, hingga wushu. Seluruh pertandingan berlangsung di 20 venue yang tersebar di Kota Cilegon.
Melalui penyelenggaraan Popda XII dan Peparpeda IX Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Banten menegaskan keseriusannya membangun fondasi olahraga pelajar sejak usia dini. Ajang ini diharapkan menjadi pintu lahirnya generasi atlet baru yang mampu membawa Banten meraih prestasi lebih tinggi, termasuk saat menjadi tuan rumah PON 2032.***