KILAS BANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengusulkan agar olahraga bela diri seperti taekwondo, pencak silat, dan karate menjadi bagian dari muatan lokal maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Menurutnya, pendidikan bela diri tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, serta rasa percaya diri para pelajar.
Usulan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/7/2026).
Di hadapan para atlet, pelatih, dan tamu undangan, Dimyati mengaku terkesan dengan penampilan para atlet muda yang memperagakan atraksi taekwondo pada seremoni pembukaan.
Menurutnya, penampilan tersebut menunjukkan bahwa olahraga bela diri memiliki daya tarik yang kuat di kalangan generasi muda.
“Saya tadi melihat anak-anak menampilkan ekshibisi yang sangat bagus dan menarik. Mudah-mudahan ini bisa terus disosialisasikan. Bahkan saya mengimbau agar sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA dapat memasukkan bela diri, seperti taekwondo, pencak silat, atau karate, sebagai muatan lokal maupun ekstrakurikuler,” ujar Dimyati.
Ia menilai pendidikan bela diri sejak usia dini dapat menjadi sarana efektif membangun karakter peserta didik. Selain mengajarkan teknik mempertahankan diri, olahraga tersebut juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Menurut Dimyati, anak-anak yang memiliki kemampuan bela diri akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Kemampuan itu juga menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kalau anak-anak memiliki kemampuan pertahanan diri, mereka akan memiliki keberanian. Insya Allah, itu menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dimyati menyampaikan apresiasi kepada Kapolri yang telah menunjuk Provinsi Banten sebagai tuan rumah Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026.
Ia menilai kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus peluang untuk memperkenalkan Banten sebagai daerah yang siap menggelar berbagai ajang olahraga berskala nasional.
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi karena mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat, ajang tersebut diikuti kontingen dari 32 Kepolisian Daerah (Polda) serta peserta umum yang berasal dari 32 provinsi.
Dimyati optimistis penyelenggaraan kejuaraan nasional akan memberikan dampak positif terhadap pembinaan olahraga prestasi di Banten.
Selain meningkatkan kualitas atlet, kegiatan ini juga mampu mendorong minat generasi muda untuk aktif berolahraga, khususnya di cabang bela diri.
Ia berharap semakin banyak pelajar yang tertarik menekuni taekwondo maupun cabang bela diri lainnya sehingga Indonesia memiliki lebih banyak atlet yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Sementara itu, Ketua Persatuan Taekwondo Garuda Bhayangkara (Garbha) Presisi Polri Brigjen Langgeng Purnomo menegaskan bahwa Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII bukan hanya ajang memperebutkan gelar juara.
Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi wadah memperkuat persatuan, membangun sportivitas, dan meningkatkan pembinaan atlet taekwondo Indonesia.
Langgeng mengatakan Polri berkomitmen mendukung kemajuan olahraga nasional melalui penyelenggaraan kejuaraan secara berkelanjutan. Ia menilai nilai-nilai yang diajarkan dalam taekwondo sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan taekwondo kita belajar tentang disiplin, rasa hormat, pengendalian diri, kerja keras, keberanian, dan pantang menyerah,” ujar Langgeng.
Melalui Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Banten bersama Polri berharap pembinaan atlet usia dini semakin berkembang. Kejuaraan ini juga diharapkan menjadi langkah strategis untuk melahirkan atlet-atlet taekwondo Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai kejuaraan internasional sekaligus memperkuat budaya sportivitas di kalangan generasi muda.***

