Gerakan Jumat Bersih FKUB, TNI, Polri dan Pemkot Serang Kompak Turun ke Jalan, Bangkitkan Semangat Gotong Royong Warga

Kilas Banten
3 Jul 2026 21:28
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Gerakan Jumat Bersih (GEJUBER) kembali digelar di Kota Serang, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih terus dijaga untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah (ASRI).

 

Aksi bersih-bersih dipusatkan di kawasan Perempatan Pocis, Jalan Pasar Lama, Mangga Dua, Kota Serang. Sejak pagi, jajaran Pemerintah Kota Serang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga turun langsung membersihkan lingkungan.

 

Tidak sekadar memungut sampah, kegiatan tersebut juga menjadi ajakan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

 

Ketua FKUB Kota Serang, KH Matin Syarkowi, mengatakan GEJUBER kali ini mengusung tema “Revitalisasi Semangat Gotong Royong dan Sikap Nasionalisme.”

 

Menurutnya, tema tersebut dipilih untuk mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran yang sama dalam menciptakan kota yang nyaman untuk dihuni.

 

“Gerakan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong sekaligus memperkuat rasa nasionalisme melalui aksi nyata menjaga lingkungan,” ujar KH Matin Syarkowi, Jumat (3/7/2026).

 

Ia menilai kepedulian terhadap kebersihan harus terus dibangun melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin. Dengan begitu, budaya menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi kebiasaan di tengah masyarakat.

 

Ketua FKUB Kota Serang bersama unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Serang, tokoh agama, dan masyarakat mengikuti Gerakan Jumat Bersih (GEJUBER) di kawasan Perempatan Pocis, Jalan Pasar Lama, Kota Serang, Jumat (3/7/2026), sebagai upaya membangkitkan semangat gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan.

Ketua FKUB Kota Serang bersama unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Serang, tokoh agama, dan masyarakat mengikuti Gerakan Jumat Bersih (GEJUBER) di kawasan Perempatan Pocis, Jalan Pasar Lama, Kota Serang, Jumat (3/7/2026), sebagai upaya membangkitkan semangat gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan.

 

KH Matin Syarkowi juga menegaskan bahwa kolaborasi menjadi faktor penting dalam mewujudkan Kota Serang yang bersih, sehat, dan nyaman. Karena itu, seluruh pihak diharapkan terus terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.

 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga menjadi modal utama untuk menjaga wajah Kota Serang tetap bersih dan asri.

 

“Kita dari TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama bersatu menjaga kebersihan serta keindahan Kota Serang. Siapa lagi kalau bukan kita sendiri yang menjaga kota ini,” katanya.

 

GEJUBER merupakan program kolaboratif antara FKUB Kota Serang dengan Pemerintah Kota Serang. Pelaksanaannya melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Dinas Lingkungan Hidup.

 

Selain perangkat daerah, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Polresta Serang Kota, Kodim 0602 Serang, Kementerian Agama Kota Serang, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan tokoh lintas agama.

 

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa persoalan kebersihan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen agar perubahan yang diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

 

Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. Kawasan yang tertata juga mampu meningkatkan kenyamanan warga dalam beraktivitas, sekaligus mendukung pertumbuhan kegiatan ekonomi dan sosial.

 

Melalui GEJUBER, para peserta ingin menunjukkan bahwa aksi sederhana seperti membersihkan jalan, saluran air, dan ruang publik mampu memberikan manfaat besar apabila dilakukan bersama-sama. Semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa diharapkan terus hidup di tengah perkembangan zaman.

 

FKUB Kota Serang berharap Gerakan Jumat Bersih dapat terus menjadi agenda rutin dengan melibatkan lebih banyak masyarakat. Semakin luas partisipasi warga, semakin besar peluang mewujudkan Kota Serang yang aman, sehat, bersih, rapi, dan indah.

 

Gerakan ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong yang terus dipelihara, cita-cita menjadikan Kota Serang sebagai kota yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan diyakini dapat terwujud.***