Liga Yooscout Ditutup Wali Kota Sachrudin, Kolaborasi Dinilai Kunci Lahirkan Generasi Berprestasi

Kilas Banten
21 Jun 2026 15:00
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Liga Yooscout resmi ditutup Wali Kota Sachrudin yang sekaligus menyerahkan Trofi Piala Wali Kota kepada para juara kompetisi sepak bola antar Sekolah Sepak Bola (SSB) kategori U-11, U-13, U-15, dan U-17. Penutupan berlangsung di GOR Nambo, Karawaci.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sachrudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Liga Yooscout, mulai dari panitia, pelatih, orang tua, hingga sponsor yang mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga.

Menurutnya, Liga Yooscout menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu menghadirkan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kemampuan, sekaligus membentuk karakter sejak usia dini.

“Melalui kompetisi seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar bermain sepak bola, tetapi juga belajar tentang kerja keras, disiplin, sportivitas, kerja sama, dan menghargai proses untuk meraih keberhasilan,” ujar Sachrudin, Minggu 21 Juni 2026.

Ia menegaskan, pembinaan olahraga usia dini merupakan investasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, berdaya saing, dan berprestasi.

Karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat dinilai penting agar semakin banyak wadah pembinaan bagi talenta muda di Kota Tangerang.

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi seperti ini terus terjalin sehingga pembinaan atlet usia dini dapat berjalan berkelanjutan dan melahirkan talenta-talenta terbaik yang membanggakan Kota Tangerang,” tuturnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Liga Yooscout juga dinilai mampu mempererat hubungan antarpeserta, pelatih, dan orang tua sekaligus memperkuat ekosistem olahraga yang sehat dan positif.

Menutup sambutannya, Wali Kota Sachrudin berpesan kepada seluruh peserta agar terus mengasah kemampuan, menjaga semangat berlatih, serta tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih.

“Teruslah berlatih dan mengembangkan diri. Jadilah generasi yang tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga hadir sebagai solusi dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.