Kemendes PDT menggandeng UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk mengembangkan desa tematik di Banten.KILAS BANTEN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi memperkuat sinergi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam mendorong pengembangan desa tematik sebagai strategi baru pembangunan ekonomi masyarakat desa.
Kolaborasi tersebut mengemuka saat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menerima kunjungan jajaran pimpinan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Muhammad Ishom. Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah pejabat eselon I Kemendes PDT dan membahas peluang kerja sama strategis antara pemerintah dan perguruan tinggi.
Fokus utama pembahasan adalah penguatan program desa tematik yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa berbasis potensi unggulan masing-masing wilayah.
Menteri Desa Yandri Susanto menjelaskan bahwa konsep desa tematik dirancang untuk mengoptimalkan karakteristik dan kekuatan lokal yang dimiliki setiap desa. Potensi tersebut kemudian dikembangkan secara terarah agar mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Menurut Yandri, desa tematik dapat dibangun berdasarkan berbagai sektor unggulan yang telah berkembang di masyarakat. Mulai dari perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan hingga kekayaan budaya yang dimiliki suatu daerah.
“Desa tematik dapat berbasis pada potensi lokal yang dimiliki masyarakat, seperti sentra perikanan, peternakan, perkebunan, pertanian, hingga sektor budaya. Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga berdaya saing di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Yandri, Selasa, 2 Juni 2026.