KILAS BANTEN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan capacity building yang digelar di Bali pada 22–24 Juli 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi BI Banten membangun komunikasi yang lebih erat dengan media guna memperkuat optimisme masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Provinsi Banten.
Kegiatan tersebut diikuti para jurnalis yang tergabung dalam Media Banten Jawara. Selain menjadi ajang mempererat hubungan antarlembaga, program ini juga bertujuan meningkatkan kolaborasi dalam menyampaikan informasi ekonomi yang akurat, berimbang, dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan arung jeram. Aktivitas ini dirancang untuk membangun kekompakan, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan kerja sama antarpeserta.
Melalui kegiatan tersebut, BI Banten berharap hubungan yang telah terjalin dengan media semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan penyampaian informasi kepada publik.
Pada malam harinya, suasana keakraban berlanjut dalam acara Malam Kebersamaan yang berlangsung di New Dewata Cafe, Jimbaran, Bali.
Berbagai kegiatan seperti penampilan musik akustik, permainan interaktif, hingga kompetisi kostum bertema pelaut membuat suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, pemberitaan yang informatif dan berimbang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, pelaku usaha, hingga investor terhadap kondisi ekonomi Banten.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jurnalis yang tetap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut meski memiliki jadwal peliputan yang padat.
Dalam kesempatan itu, Sofwan memaparkan perkembangan ekonomi Banten yang menunjukkan tren menggembirakan. Salah satu indikatornya adalah capaian investasi Provinsi Banten yang kini menempati posisi ketiga terbesar di Indonesia.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kepercayaan investor dalam menanamkan modal di Banten. Karena itu, ia berharap media terus menghadirkan pemberitaan yang membangun optimisme tanpa mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.
“Saya yakin tulisan teman-teman di media yang membangkitkan optimisme akan sangat berpengaruh. Optimisme ini yang ingin saya tularkan agar investor merasa yakin bahwa masyarakat Banten siap menyambut investasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Sofwan, Kamis (23/7/2026).
Sofwan menjelaskan bahwa Bank Indonesia kini memiliki mandat yang lebih luas setelah berlakunya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Selain menjaga stabilitas moneter, BI juga berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta mendorong terciptanya lapangan kerja.
Mandat tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendampingan kepada pemerintah daerah, penguatan sektor usaha, serta dukungan terhadap kebijakan yang mampu meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Ia juga menyoroti posisi strategis Provinsi Banten yang menjadi bagian dari kawasan aglomerasi Jakarta dengan jumlah penduduk sekitar 42 juta jiwa.
Menurutnya, kondisi tersebut menghadirkan peluang besar bagi pengembangan investasi dan aktivitas ekonomi di masa depan.
Sofwan menilai pusat pertumbuhan ekonomi kini mulai bergeser ke arah Banten. Perkembangan kota-kota modern di Tangerang Selatan, keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di wilayah Banten, hingga pengembangan kawasan waterfront city di PIK 2 yang direncanakan terhubung dengan Pantai Carita menjadi faktor yang memperkuat prospek tersebut.
“Tarikannya sekarang bukan lagi ke Bekasi, tetapi ke Provinsi Banten. Bandara ada di Banten, kota-kota modern berkembang di sini. Teman-teman jurnalis harus mengangkat potensi ini setiap hari agar masyarakat Banten siap menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tinggi,” kata Sofwan.
Ia mengajak seluruh media yang tergabung dalam Media Banten Jawara untuk terus menyampaikan informasi yang memberikan nilai edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai peluang investasi, kebijakan ekonomi, serta berbagai program pemerintah yang mendukung pertumbuhan ekonomi.
Menurut Sofwan, narasi positif yang disampaikan secara konsisten akan menjadi sinyal kuat bagi investor bahwa Banten memiliki iklim usaha yang sehat, kondusif, dan layak menjadi tujuan investasi.
Di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan, kolaborasi antara Bank Indonesia Provinsi Banten dan Media Banten Jawara diharapkan mampu memperkuat penyebaran informasi yang kredibel, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan semakin kompetitif di Provinsi Banten sepanjang 2026.***

