Diskominfo Kota Tangerang Tancap Gas Percepat Transformasi Digital usai Forum Komdigi APEKSI 2026

Kilas Banten
3 Jul 2026 16:48
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang semakin serius mempercepat transformasi digital demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diperlihatkan melalui keikutsertaan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang dalam Forum Komunikasi Digital (Komdigi) yang menjadi bagian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Hotel Aryaduta, Kota Medan.

 

Forum tersebut mempertemukan pemerintah kota dari berbagai daerah untuk memperkuat sinergi sekaligus menyusun strategi menghadapi tantangan digitalisasi yang terus berkembang. Selain menjadi ajang bertukar pengalaman, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan layanan publik berbasis teknologi.

 

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menilai Forum Komdigi memiliki peran penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di tingkat pemerintah daerah. Menurutnya, berbagai inovasi yang telah diterapkan sejumlah kota dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

“Forum Komdigi ini menjadi wadah penting bagi seluruh pemerintah kota untuk berbagi praktik terbaik, menyamakan persepsi, serta menyusun strategi menghadapi tantangan transformasi digital ke depan,” ujar Mugiya, Jumat, 3 Juli 2026.

 

Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai isu strategis yang kini menjadi perhatian nasional. Pembahasannya mencakup penguatan sistem keamanan siber, implementasi program Satu Data Indonesia, pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam tata kelola pemerintahan, hingga strategi komunikasi publik yang lebih efektif di era digital.

 

Topik tersebut dinilai semakin penting karena pemerintah daerah dituntut menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, mudah diakses, dan tetap mampu menjaga keamanan data masyarakat. Ancaman terhadap sistem digital yang terus meningkat juga menjadi alasan perlunya penguatan infrastruktur keamanan siber.

 

Mugiya menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan percepatan digitalisasi di berbagai sektor pelayanan. Berbagai hasil diskusi selama Forum Komdigi akan dijadikan acuan untuk menyempurnakan program digital yang telah berjalan.

 

“Kota Tangerang berkomitmen melakukan akselerasi digital. Hasil forum ini akan menjadi referensi untuk menyempurnakan aplikasi layanan, memperkuat infrastruktur, dan memastikan transformasi digital berdampak langsung dalam memudahkan urusan masyarakat,” katanya.

 

Menurut Mugiya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penerapan teknologi terbaru. Lebih dari itu, setiap inovasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan transparan.

 

Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang akan terus memperkuat infrastruktur digital sekaligus meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi. Langkah tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital dalam berbagai aktivitas.

 

Selain memperkuat pelayanan internal, Pemerintah Kota Tangerang juga terus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah kota lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting agar seluruh kebijakan digital dapat berjalan sejalan dengan program nasional, termasuk implementasi Satu Data Indonesia dan pengembangan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.

 

Partisipasi dalam Forum Komdigi APEKSI 2026 juga diharapkan mampu mempercepat terciptanya ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Kolaborasi antardaerah diyakini menjadi kunci untuk memperluas pemerataan transformasi digital di seluruh Indonesia.

 

Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, forum seperti Komdigi menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus memperbarui strategi, meningkatkan kompetensi aparatur, serta memperkuat inovasi pelayanan publik. Pemerintah Kota Tangerang optimistis langkah tersebut akan mendukung terwujudnya layanan pemerintahan yang semakin modern, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.***