Pemkot Tangsel Cetak Content Creator Muda, Pemuda Paku Jaya Serpong Dibekali Cara Raup Penghasilan dari Konten

Kilas Banten
14 Jun 2026 07:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di era digital. Salah satu langkah nyatanya dilakukan melalui pelatihan produksi konten digital yang menyasar generasi muda di Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara.

 

Program yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan di Dapur Pos Resto, itu bertujuan membekali peserta dengan keterampilan digital yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha sekaligus sumber penghasilan.

 

Pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Karang Taruna Paku Jaya Tahun 2025. Pemerintah daerah menilai peningkatan literasi digital menjadi salah satu strategi penting untuk menciptakan generasi muda yang mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi.

 

Kepala Bidang Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Budi Irwan Sukendar, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya anak muda yang ingin memanfaatkan perkembangan platform digital secara produktif.

 

“Kita ingin melahirkan praktisi konten yang inovatif, kolaboratif, dan mampu memanfaatkan platform digital sebagai sumber penghasilan nyata,” ujar Budi, Minggu, 14 Juni 2026.

 

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memperoleh materi mengenai peluang berkarier sebagai content creator, mulai dari memahami karakter berbagai platform digital, membangun audiens, menyusun strategi distribusi konten, hingga teknik monetisasi agar karya yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi.

 

Selain teori, peserta juga mendapatkan pembekalan praktik sehingga mampu mengembangkan kreativitas menjadi produk digital yang memiliki daya saing. Pemerintah berharap kemampuan tersebut dapat membuka kesempatan usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan individu, pelatihan ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya literasi digital di lingkungan masyarakat. Para peserta didorong menjadi penggerak yang dapat mengedukasi warga sekitar mengenai pemanfaatan media digital secara positif dan produktif.

 

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Selatan, Ledy MP Butar Butar, yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap program peningkatan kapasitas generasi muda tersebut. Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

 

Ia menjelaskan, Kelurahan Paku Jaya memiliki potensi besar karena menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Kecamatan Serpong Utara. Potensi sumber daya manusia tersebut dinilai perlu diarahkan agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital.

 

“Pelatihan ini menjadi wadah yang tepat untuk menangkap berbagai peluang di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Generasi muda saat ini terbiasa bekerja dari mana saja. Ini justru dapat menjadi kekuatan apabila dikelola dengan baik,” kata Ledy.

 

Ia juga mendorong peserta yang telah memiliki pengalaman sebagai pembuat konten maupun afiliator untuk terus meningkatkan kualitas karya. Menurutnya, konten yang kreatif, konsisten, dan berkualitas akan memiliki peluang lebih besar menarik perhatian audiens maupun perusahaan yang ingin bekerja sama.

 

Lebih jauh, pemerintah berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan yang turut mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi berbagai produk lokal.

 

“Jadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk maju bersama. Kegiatan yang baik dan terencana seperti ini akan terus kami dukung,” tegasnya.

 

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap ekosistem digital di tingkat kelurahan semakin berkembang. Kehadiran generasi muda yang kreatif, adaptif, dan memiliki kemampuan memproduksi konten diharapkan dapat melahirkan peluang ekonomi baru, memperkuat daya saing daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di masa mendatang. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang siap menghadapi tantangan era digital.***