KILAS BANTEN – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menempatkan pemenuhan gizi anak sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan mampu mencetak generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Menurut Benyamin, kualitas SDM tidak hanya ditentukan oleh akses pendidikan yang memadai. Anak-anak juga harus memperoleh asupan gizi yang cukup sejak usia dini hingga masa sekolah agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Kebutuhan gizi anak menjadi prioritas pembangunan SDM. Anak-anak yang sehat akan lebih siap belajar, lebih produktif, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi unggul di masa depan,” ujar Benyamin, Sabtu, 13 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional, sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek melalui pemenuhan kebutuhan pangan peserta didik. Lebih dari itu, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
“Program ini bukan sekadar memberikan makanan kepada anak-anak sekolah. Yang lebih penting adalah memastikan mereka memperoleh asupan gizi yang baik untuk mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, dan perkembangan fisik maupun mental,” katanya.
Pemkot Tangerang Selatan juga melakukan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan program. Pengawasan mencakup kualitas makanan, proses distribusi kepada peserta didik, hingga standar keamanan pangan. Langkah ini dilakukan agar seluruh siswa benar-benar memperoleh manfaat dari program tersebut.
Benyamin menilai keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, investasi di sektor kesehatan dan pendidikan harus terus diperkuat, termasuk melalui program pemenuhan gizi bagi anak-anak.
Ia menegaskan bahwa anak dengan kondisi kesehatan yang baik akan lebih mudah menyerap pelajaran di sekolah. Dampaknya, kualitas SDM akan meningkat dan mampu memperkuat daya saing daerah pada masa mendatang.
“Ketika anak-anak mendapatkan gizi yang baik, mereka dapat belajar dengan lebih optimal. Pada akhirnya, hal itu akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah di masa mendatang,” jelasnya.
Benyamin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dukungan tersebut datang dari pemerintah pusat, penyelenggara program, tenaga pendidik, hingga para orang tua siswa.
Ia menilai kolaborasi menjadi faktor penting dalam menyukseskan program peningkatan kualitas gizi anak. Menurutnya, upaya membangun SDM unggul tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan SDM merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, kita ingin memastikan anak-anak di Kota Tangerang Selatan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan meraih masa depan yang lebih cerah,” ungkap Benyamin.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berharap semakin banyak peserta didik memperoleh asupan gizi yang layak sehingga mampu mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.***

