Ketua TP PKK Kota Tangerang Curi Perhatian di Rakernas APEKSI 2026, Ubi Tumbuk Jadi Simbol Kebangkitan Pangan Lokal

Kilas Banten
3 Jul 2026 11:17
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menjadi sorotan dalam rangkaian Ladies Program Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan. Melalui kegiatan fun cooking berbahan pangan lokal di Taman Cadika, Masturoh mengajak para peserta untuk kembali memanfaatkan hasil pertanian daerah sebagai menu sehat bagi keluarga.

 

Kegiatan yang berlangsung pada hari kedua Rakernas tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh semangat. Para Ketua TP PKK dari berbagai kota di Indonesia mengikuti proses memasak bersama dengan mengolah ubi tumbuk menjadi sajian utama. Pilihan menu itu sekaligus menjadi simbol ajakan untuk mengangkat kembali potensi pangan lokal yang kaya gizi dan mudah diperoleh masyarakat.

 

Masturoh Sachrudin menegaskan bahwa kegiatan memasak bersama tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi. Menurutnya, agenda tersebut juga menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar kembali mencintai pangan lokal yang mulai tergeser oleh berbagai makanan modern.

 

“Melalui fun cooking ubi tumbuk di Taman Cadika ini, kita ingin mengangkat kembali potensi pangan lokal. Jika dikemas kreatif, menu tradisional tidak kalah dengan menu modern dan sangat sehat untuk disajikan di rumah,” ujar Masturoh, Jumat, 3 Juli 2026.

 

Ia menilai bahan pangan lokal memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Dengan sentuhan kreativitas dalam pengolahan, makanan tradisional dapat tampil lebih menarik tanpa mengurangi kandungan gizinya.

 

Menurut Masturoh, ubi menjadi salah satu komoditas lokal yang layak mendapat perhatian lebih. Selain mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia, bahan pangan tersebut juga memiliki harga yang relatif terjangkau. Kandungan nutrisi di dalamnya dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sehingga cocok dijadikan menu harian.

 

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kota Tangerang juga ingin mendorong masyarakat agar tidak bergantung pada satu jenis bahan pangan. Diversifikasi konsumsi dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pemanfaatan hasil pertanian lokal.

 

Pemanfaatan pangan lokal juga diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Semakin tinggi konsumsi produk hasil pertanian daerah, semakin besar pula peluang peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku usaha pangan lokal.

 

Fun cooking berbasis pangan lokal menjadi salah satu agenda unggulan dalam Ladies Program Rakernas XVIII APEKSI 2026. Forum tersebut mempertemukan para Ketua TP PKK dari berbagai daerah untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, serta inovasi dalam pemberdayaan keluarga.

 

Sepanjang kegiatan, suasana di Taman Cadika berlangsung meriah. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan memasak. Mereka juga saling berdiskusi mengenai berbagai kreasi olahan berbahan dasar pangan lokal yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

 

Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan mencerminkan semangat kolaborasi antardaerah dalam memperkenalkan kekayaan pangan Nusantara. Beragam ide dan pengalaman dibagikan sebagai inspirasi untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui sektor pangan.

 

TP PKK Kota Tangerang berharap kampanye pemanfaatan pangan lokal tidak berhenti pada pelaksanaan Rakernas APEKSI 2026. Edukasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan agar ubi dan berbagai komoditas lokal lainnya semakin diminati sebagai sumber pangan utama.

 

Melalui gerakan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin bangga mengonsumsi hasil pertanian dalam negeri. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga, menciptakan pola makan yang sehat dan bergizi, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.***